. Rock Of Ages: Artikel
Syalom Saudaraku seiman.. dalam menyambut natal Yesus Kristus Pemuda Petra Kinilow Akan melaksanakan Pohon Terang yang bertempat di Kanisah Barat pada tanggal 17 Desember 2011 TERIMAKASIH
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan

Starting Over with Handel

Bacaan: Mazmur 37:18-24

Tuhan itu penopang bagi semua orang yang jatuh dan penegak bagi semua orang yang tertunduk. - Mazmur 145:14


George Frederick Handel mungkin adalah komponis yang namanya tidak seterkenal Mozart atau Beethoven. Namun Anda semua pasti mengenal lagu ‘Halleluyah’, atau lebih tepatnya opera ‘The Messiah’. Lagu ini adalah masterpiece Handel. Seorang penulis biografi Handel menulis, "karya tersebut akan tetap menjadi karya terbesar dalam sejarah penggubahan lagu/musik. Mungkin untuk selamanya".
Handel sebenarnya sudah mulai terkenal sejak usia 8 tahun. Sejak usia itu ia sudah mahir bermain organ dan pernah tampil di depan Pangeran Frederick III dari Berlin. Bahkan kota-kota besar di Eropa juga pernah disambanginya. Namun nama besar bukanlah jaminan. Karena situasi, Handel kehabisan uang, nyaris bangkrut dan antusias penonton tak lagi berpihak padanya. Itu makin diperparah oleh kesehatannya yang semakin memburuk (terkena stroke hingga tangan kanannya lumpuh). Meski akhirnya bisa disembuhkan, Handel memutuskan untuk pensiun dari dunia musik yang telah membesarkannya.
Empat bulan setelah konser perpisahannya, seorang bernama Charles Jennings memberikan sebuah buku musik kepada Handel. Buku itu ditulis berdasarkan kehidupan Yesus. Tak disangka ternyata buku itu mampu mengubah hidup Handel. Ia pun menulis karya-karyanya lagi. Kreativitasnya mengalir terus menerus selama 21 hari tanpa henti dan dalam waktu tiga minggu itu, ia berhasil merampungkan ‘Messiah’ setebal 260 halaman, dengan bobot karya yang tak tertandingi.
Nama besar Handel sempat menjadi contoh sebuah kegagalan. Namun itu bukanlah penghambat untuk seseorang kembali bangkit dan menjadi sukses. Gagal bukanlah aib, kita bisa berkali-kali gagal, namun apakah kita bisa bangkit lagi atau tidak itu intinya. Mungkin sekarang kita sedang terpuruk akibat sesuatu yang kita lakukan atau alami. Namun dari situ, bukan mustahil akan muncul karya masterpiece kita. Asalkan kita berani untuk memulai lagi dan siap menanggung risiko, sukses tentu akan bisa diraih.
Terpuruk tidaklah buruk, berani bangkit akan melejit


(Amos)

» Ilustrasi Rohani ini diambil dari Renungan Harian Spirit
» Anda dapat memesan versi cetaknya dengan cara mengisi formulir pemesanan.

Read more


Tak Lebih Dari Background Saja

Natal kadangkala tak lebih dari sebuah background atau setting saja. Jika di bulan Desember kita tak mendengar lantunan lagu natal atau tak melihat dekorasi seputar snowman, x-mas tree, atau santa claus, rasanya ada yang kurang. Tak heran kalau di mall-mall dan di pusat keramaian pasti akan dihias dengan suasana natal.
Film-film pun tak ketinggalan mengambil setting natal. Sebut saja film White Christmas, film buatan tahun 1954 yang laris manis, Mickey’s Christmas Carol maupun Surviving Christmas yang dibuat tahun 2004 sama sekali tak bercerita tentang natal. Film-film itu hanya mengambil settingnya saja. Dengan setting natal, diharapkan film akan terlihat hidup, romantis dan menarik.
Selain film, tentu saja lagu-lagu natal juga banyak diputar dan didengarkan. Hanya sayang, tak semua lagu yang dikategorikan lagu-lagu natal itu menceritakan tentang kasih Allah, damai, Yesus atau hal-hal yang rohani, sebaliknya lagu itu kebanyakan adalah lagu cinta yang terinspirasi dengan bulan Desember.
Natal tak lebih dari setting belaka. Lalu bagaimana dengan kehidupan kita sendiri sebagai orang Kristen? Apakah natal yang kita peringati setiap tahunnya juga tak lebih dari sekedar setting saja di bulan Desember? Tak ada makna yang tersisa, selain semua kegiatan ekstra yang melelahkan. Alangkah menyedihkan jika kita menganggap natal tak lebih dari setting di bulan Desember saja. Itu seperti kita merayakan natal tapi tidak tahu siapa sebenarnya yang sedang kita rayakan. Menyedihkan sekali bukan?

Sumber :http://www.renungan-spirit.com

Read more


Ensiklopedia Natal

Kartu Natal
Biasanya terbuat dari kertas karton yang tebal dengan gambar ornamen natal disertai dengan ucapan selamat Natal sekaligus tahun baru. Kartu natal pertama dibuat pada tahun 1843 oleh Sir Henry Cole, pendiri Museum Victoria dan Albert di London. Kartu ini kemudian dikirim kepada John Horsley dengan gambar sebuah keluarga memberikan pakaian dan makanan kepada orang miskin. Tulisan di kartu itu, “Brimming Cheer” atau kegembiraan yang meluap. Sayangnya sekarang ratusan juta kartu natal di cetak dengan gambar atau tulisan yang tidak bermakna dan kadangkala tidak ada hubungannya sama sekali dengan natal, seperti gambar whisky, orang berdansa, kembang api dan cenderung identik dengan pesta pora.
Santa Claus
Ia adalah seorang uskup di Myra, sebuah kota di Turki. Nama sebenarnya adalah Santa Nikolas. Hidup pada abad ke empat dan terkenal karena ia sangat murah hati dan suka membagi-bagi hadiah kepada anak-anak miskin. Itu sebabnya hari kelahirannya, yaitu 5 Desember dirayakan di Belanda sebagai pesta anak.
X- Mas
X-mas sebenarnya adalah singkatan dari Christmas, x adalah huruf pertama dari kata Yunani Christos kalau ditulis dalam aksara Yunani
Krans Natal
Karangan daun atau buah cemara yang berbentuk bulat dan biasanya dipasang di dinding atau di daun pintu. Lambang kasih Allah yang tak berujung atau tidak berkesudahan.
Natal
Natal adalah kata latin untuk lahir. Mulai abad ke 3 dihubungkan dengan kelahiran Tuhan Yesus. Pada kalender Philocalian tahun 336, 25 Desember disebut sebagai Natus Christus in Betlehem Judeae. Agaknya tanggal ini dipilih untuk mengganti hari raya pemujaam matahari yaitu Natalis Solis Invicti.
Betlehem
Dalam bahasa Ibrani berarti rumah roti. Terletak di daerah Yudea, sebuah kota bangsa Kanaan, 7 km di sebelah selatan Yerusalem. Disebut juga Efrata, nama purba dari Betlehem. Betlehem sendiri meski merupakan desa kecil, tapi tempat asal orang-orang tersohor seperti Boas, Isai, Daud dan Kristus tentunya. Pada tahun 338, Kaisar Konstantin dan ibundanya Helena mendirikan gereja bernama Gereja Kelahiran (Chruch of Nativity) di atas gua itu yang kemudian dibangun ulang oleh kaisar Yustinus pada abad ke 6. Sampai sekarang gua dan gedung gereja itu masih ada.
Para Majus
Kemungkinan besar mereka adalah ahli nujum atau ahli perbintangan yang berasal dari Timur. Para ahli memperkirakan bahwa daerah Timur ini adalah Babel, sehingga bisa disimpulkan bahwa mereka melakukan perjalanan yang sangat jauh dengan melewati padang gurun yang ganas. Jumlah mereka yang sering digambarkan tiga orang tak bisa dipastikan, sebab kemungkinan besar mereka justru datang dengan berombongan untuk bertemu dengan bayi Yesus.


Read more


Bukan Miskin tapi rendah Hati


Tidak lahir di istana yang megah, tapi memilih lahir di Betlehem, sebuah desa kecil tak populer. Bukan dibaringkan di spring bed kualitas no. 1, tapi diletakkan di palungan. Tidak ada diselimuti dengan wol, sebagai gantinya hanya kain lampin. Bukan dalam penyambutan yang meriah dan penuh semarak, melainkan memilih lahir di tengah kesunyian.
Kita pun berpikir, sedemikian miskinkah bayi Yesus, sehingga Mesias harus lahir dalam keadaan seperti itu? Meski Yesus lahir dalam kesederhanaan, bukan berarti Yesus miskin. Natal, cermin kemiskinan? Saya rasa kurang tepat, tapi kalau natal sebagai cermin kerendahan hati, saya sangat setuju!
Kalau Yusuf dan Maria miskin, tentu mereka tak akan mendatangi penginapan, bukan? Bukankah Lukas mencatat bahwa tidak ada tempat bagi mereka di rumah penginapan? Artinya, mereka punya uang untuk tidur di hotel, tapi hotel sudah full atau bisa saja pihak hotel yang tidak mau beresiko melihat Maria sudah hamil tua seperti itu. Mereka sudah berusaha mendatangi semua hotel yang ada, tapi apa daya petugas resepsionis selalu berkata bahwa hotel sudah penuh.
Natal, cermin kerendahan hati. Begitu rendah hatiNya sang Mesias, sehingga Ia tidak peduli kalau lahir di tengah kesederhanaan bahkan tanpa semarak sama sekali. Begitu rendah hati, sehingga Ia mau menjadi bayi kecil yang tak berdaya sama sekali. Bahkan Ia yang adalah Penasihat kekekalan mau memberi diriNya untuk diasuh oleh manusia. Apa lagi yang mau kita katakan untuk menggambarkan hal itu selain kerendahan hati?
Sumber : http://www.renungan-spirit.com

Read more


Love vs. Infatuation

Itu normal untuk menjadi penuh sukacita dalam tahap awal hubungan. Anda berjalan dengan musim semi di langkah Anda, sering dengan senyum konyol.

Ada bahaya mencampur cinta dengan tergila-gila, meskipun. "Cinta pada pandangan pertama" adalah obsesi. Cinta sejati datang dengan mengetahui seseorang dan merawat satu sama lain dari waktu ke waktu.

Apakah ini merawat orang untuk Anda - bukan hanya dengan kata-kata, tapi dengan tindakan? Apakah pasangan Anda membuat waktu untuk Anda, pertimbangkan rencana Anda, mendorong tujuan Anda? Jika jawaban untuk pertanyaan ini adalah "ya," itu harus menjadi cinta. Jika tidak, Anda perlu menghabiskan waktu bersama belajar untuk mencintai satu sama lain.

Tergila-gila yang mungkin paling mengganggu ketika satu sisi. Paling-paling, perasaan seseorang akan terluka.

Jenis lain mengganggu tergila-gila terjadi ketika salah satu pihak menikah dengan orang lain. Alih-alih memecahkan masalah dalam pernikahan atau dalam hidupnya sendiri, pasangan menikah dapat memutuskan affair di luar nikah terlihat seperti melarikan diri yang sempurna.

Seringkali, tergila-gila dengan berjalan saja dalam enam bulan atau kurang. Setelah itu, cerutu Mr Right bau buruk dan kebiasaan Ms Perfect mengoreksi pengucapan pasangannya mulai grate. Pada tahap ini, seseorang yang menyingkirkan pasangan tua mungkin mulai mengalami penyesalan dan ingin mencoba lagi atau seseorang bisa berpaling kepada kecurangan online untuk bertemu orang baru.

Read more


Healthy Relationships: Emotional Honesty

Anda pernah mendengar lagu yang berbicara tentang "membiarkan seseorang dalam hatimu." Ini tidak semudah menyanyikan sebuah lagu atau mengatakan "Aku mencintaimu." Dalam hubungan cinta yang sehat, orang mengakui emosi mereka kepada diri mereka sendiri dan mengkomunikasikan emosi untuk pasangan mereka - bahkan ketika mereka emosi tidak positif atau menyenangkan.

Tanda-tanda hubungan yang sehat termasuk menjadi terbuka untuk perubahan, untuk proses menghadapi dan menerima emosi tidak nyaman. Lebih dari bagian lain dari suatu hubungan, pekerjaan kejujuran emosional yang didirikan pada cinta. Dibutuhkan sebuah lompatan keyakinan untuk drop pertahanan dan mempercayai pasangan Anda dengan perasaan, pikiran, mimpi, ide dan kata-kata yang paling dasarnya milik Anda.

Kejujuran emosional - dimulai dengan yang pertama kali Anda mengakui cinta - tidak tercapai sederhana atau cepat. Dibutuhkan kerja, kerja yang akan berlangsung selama sisa hubungan Anda, baik dengan diri sendiri dan dengan pasangan Anda. Hal ini juga membawa penghargaan yang mendalam dalam bentuk kedekatan dan kepercayaan.

Read more


Love vs. Loneliness

Jika Anda sudah pada Anda sendiri untuk sementara waktu, hal itu mungkin tampak seperti tidak mungkin untuk menemukan pasangan. Anda mungkin merasa sengsara dan tidak layak.

Kemudian ketika seseorang tidak datang bersama, mudah untuk mengabaikan bendera merah karena Anda begitu senang untuk tidak kesepian lagi! Ini, tentu saja, dapat membawa Anda menyusuri jalan ke ketidakbahagiaan lebih.

Obat untuk ini adalah untuk mengobati Anda "musim kering" sebagai peluang untuk membangun kehidupan yang lebih memuaskan. Alih-alih duduk di rumah membaca situs kencan, menemukan hal-hal untuk melakukan itu membuat Anda keluar dari rumah dan sekitar orang lain - hal-hal yang membantu memperluas wawasan Anda dan membuat Anda orang yang lebih menarik.

Siapa pun yang pernah berkencan untuk sementara tahu tentang fenomena-anjing yang membutuhkan - orang yang begitu putus asa untuk setiap jenis hubungan yang mereka membuat diri gangguan bagi mitra potensial dan dengan demikian berakhir berurusan dengan penolakan lebih.

Berikan diri Anda hadiah dari memenuhi dan kehidupan tunggal menarik. Dan jangan puas untuk siapa pun yang hanya mencari hak mengatur bagian tubuh - hal itu layak menunggu seseorang yang menghargai Anda sebagai manusia seutuhnya dan mampu membentuk ikatan yang aman.

Read more


Love vs. Friendship

Kebanyakan orang telah mendengar atau mengatakan itu pada satu waktu atau yang lain: ". Saya harap kita bisa berteman" Disampaikan oleh seseorang yang Anda inginkan sebagai lebih-dari-teman-, hal itu bisa sangat menyakitkan untuk didengar.
Ini sering sulit untuk membedakan antara persahabatan dan perasaan cinta. Anda mungkin seperti orang lain, menikmati menghabiskan waktu bersama-sama, menikmati melakukan banyak hal yang sama. Beberapa petunjuk:
- Jika Anda tidak merasakan daya tarik seksual, bahkan tidak sedikit terkecil, jangan pergi bersama dengan kencan seseorang hanya karena orang lain menginginkannya. Cepat atau lambat Anda akan menemukan diri Anda memberikan "teman" baris.
- Jika Anda tidak suka dengan cara orang ini telah memperlakukan mitra masa lalu, dan Anda tidak ingin diperlakukan dengan cara yang sama, tetap hubungan platonis.
- Jika Anda menemukan diri Anda mengembangkan perasaan romantis untuk seorang teman, cobalah untuk mendapatkan rasa apakah minat Anda adalah membalas. Jika tidak, baik mundur pada persahabatan atau mencoba untuk bergerak melampaui perasaan-perasaan - tapi jangan salahkan teman Anda untuk tidak merasa hal yang sama yang Anda lakukan.

Read more


Love vs. Control

Beberapa kesalahan orang menyukai untuk mengendalikan orang lain, atau membiarkan orang yang mengendalikan Anda. Kami tidak berbicara tentang "pertukaran kekuasaan" bahwa beberapa pasangan terlibat dalam sebagai bagian dari bermain seks, tapi tentang menyerahkan kunci untuk hidup Anda kepada orang lain atas nama cinta. Ini adalah langkah pertama menuju hubungan yang penuh kekerasan mungkin.

Ini bukan cinta jika:

- Pasangan Anda cemburu dan curiga kegiatan sehari-hari Anda.

- Pasangan Anda mencoba untuk mengisolasi Anda dari teman dan keluarga.

- Pasangan Anda merendahkan Anda dan mencoba untuk meyakinkan Anda bahwa Anda tidak mampu menjalankan kehidupan Anda sendiri.

- Pasangan Anda mulai bertengkar, dan kemudian menuduh Anda tentang memprovokasi itu.

- Pasangan Anda melecehkan Anda atau membuat lelucon ofensif di depan Anda.

- Pasangan Anda memberitahu Anda apa yang akan dikenakan.

- Anda merasa seperti Anda harus "berjalan di atas kulit telur," kebutuhan menekan Anda sendiri dan perasaan untuk menghindari kemarahan pasangan Anda.

Perilaku ini bukan cinta. Mereka adalah pelecehan emosional, dan dapat menjadi bagian dari pola kekerasan. Jika Anda mengenali pasangan Anda di sini, Anda perlu untuk mendapatkan bantuan atau keluar, atau keduanya. Hal ini tidak mungkin untuk memiliki hubungan yang sehat dengan pasangan mengendalikan.

Read more


Healthy Relationships: Balance

Sebuah hubungan romantis adalah bagian penting dari kehidupan banyak orang - tetapi tidak keseluruhan. Keseimbangan adalah tentang memahami di mana hubungan Anda cocok ke dalam kehidupan Anda miliki. Seseorang yang bekerja 80 jam seminggu benar-benar mungkin tidak memiliki waktu atau energi untuk setiap jenis hubungan sama sekali. Seseorang yang yang membesarkan anak-anak harus mempertimbangkan kebutuhan mereka serta miliknya.

Sebelum bertanya pada diri sendiri seperti apa hubungan yang Anda inginkan, mungkin perlu untuk mengambil melihat lebih besar dan menanyakan apa jenis kehidupan yang Anda inginkan. Jika Anda menghargai pernikahan dan keluarga terpenting, Anda mungkin perlu untuk menerima tujuan karir yang lebih rendah. Jika Anda ingin pekerjaan yang melibatkan perjalanan konstan ke tempat-tempat berbahaya, Anda mungkin perlu untuk menerima bahwa hubungan Anda tidak mungkin langgeng.

Ketika orang mengambil persediaan dengan cara ini, mereka sering menemukan irisan terkecil dari kehidupan mereka dikhususkan untuk hal-hal yang mereka nilai paling, seperti kreativitas, spiritualitas, atau menghabiskan waktu di luar ruangan. Membawa hal-hal ini lebih ke arah tujuan hidup Anda adalah hadiah keseimbangan pada diri sendiri - salah satu yang akan membuat Anda lebih bahagia dan pasangan lebih menarik.

Read more


Love vs. Lust

Apa yang terjadi jika api cinta menjalar ke bara api? Apakah ini nafsu sesaat yang memberi jalan bagi cinta? Apakah elemen sisa dari nafsu? Apakah kita merasa puas atau kosong setelah sesi bercinta yang dipenuhi dengan gairah birahi?

Apakah kita menemukan diri kita bertanya, "Hanya itu saja?" atau "Seharusnya lebih dari hanya sekedar saling bertatapan." Atau seharusnya lebih dari hanya sekedar "daging ketemu daging".

Mana yang pertama kali datang? Cinta atau nafsu? Apakah kedua perasaan ini berbaur dan saling menyelaraskan pada akhirnya, atau apakah kedua perasaan ini merupakan dua sentimen yang terpisah?

Sekali lagi, sebagaimana yang dikatakan oleh para psikolog, hal itu tergantung dari mereka yang saling mencintai atau siapa yang bernafsu terhadap siapa. Seorang wanita cantik yang mempesona dengan bibir sensasional seperti Angelina Jolie seringkali menjadi obyek nafsu. Saya memiliki teman yang bernafsu kepada tokoh James Bond dan bersumpah mereka akan melemparkan diri kepadanya jika diberi kesempatan.

Terdapat perbedaan mendasar antara nafsu dan cinta, dan Anda harus benar-benar menyadari apakah itu nyata atau hanya sekedar iseng:

* Nafsu adalah keinginan fisik yang harus dipuaskan. Saat dipuaskan, seseorang merasa rileks atau kosong; Cinta, di sisi lain adalah sebuah perasaan yang gigih dan kuat yang dirasakan kepada orang lain. Nafsu pada akhirnya akan berlalu, tapi cinta stabil.
* Nafsu dibarengi hal lain seperti keserakahan, kecemburuan dan rasa memiliki yang tinggi (posesif); Cinta bersifat terbuka, tidak egois dan aman.
* Nafsu membuat Anda merasa puas tapi dengan cara yang berlebihan seperti membayangkan melakukannya lagi di masa mendatang – dan belum tentu dengan orang yang sama; Cinta merupakan perasaan yang sangat kuat yang membuat Anda ingin menghabiskan sisa hidup Anda hanya dengan orang yang sama.
* Nafsu dapat menyebabkan persahabatan goyah; Cinta mengarah pada pernikahan, komitmen sekali seumur hidup.
* Nafsu hanya mengenal satu dimensi – dimensi seksual; Cinta bermulti dimensi – dimensi fisik, mental, psikologis, spiritual dan emosional.
* Seks dalam bentuk apapun yang dilakukan di luar pernikahan mengarah pada nafsu. Nafsu saat berhubungan seks mengabaikan pasangannya, murni hanya untuk seks; sementara Cinta saat berhubungan seks lebih disengaja, lebih serius dan lebih fokus pada pasangan (ini berarti Anda ingin agar pasangan Anda juga merasa puas baik secara fisik maupun emosional).

Nafsu Atau Cinta – Bagaimana Mengenalinya?

Manifestasi dari keduanya sama tetapi memiliki makna yang berbeda: nafsu bersifat dangkal sedangkan cinta lebih dalam.

Situasi umum yang biasanya dihadapi adalah wanita cenderung bingung antara nafsu dan cinta, sementara pria tahu perbedaan antara apa yang fisik dan yang lebih dari itu. Tanyakan saja pada seorang pria, "Anda terlihat begitu tertarik kepadanya, apakah Anda berdua akan segera menikah?" Jika ia menjawab, "Siapa yang membicarakan pernikahan?", maka Anda akan tahu bahwa ketertarikannya hanyalah coklat berlapis nafsu, dan bukan cinta.

Bagaimana dengan Anda, apakah hubungan Anda didasarkan pada keinginan fisik atau mengarah ke altar? Jika Anda telah melakukan terlalu banyak dan tidak membicarakan pernikahan, mungkin sudah saatnya Anda meninjau kembali hubungan yang Anda jalani.

Masa depan Anda ditentukan oleh apa yang Anda jalani hari ini. Jika hubungan Anda belum melewati titik didih, inilah saatnya untuk mendidihkan hubungan dan mengalami pemurnian agar apa yang buruk dapat dibakar dan mati secara alami. Manusia hidup bukan dari roti saja – atau dari seks saja.

Apakah saya sedang menjalani cinta atau nafsu? Anda akan memahami hal itu secara pribadi. Tapi jangan ambil keputusan terlalu lama sebelum hal itu justru menyakiti dan menghancurkan hidup Anda.
Source : professorshouse.com

Read more


Cara Alam Menghibur Kita

 
Pernahkah kita mengalami ketika hujan deras mengguyur, kita lupa membawa payung. Lalu kita pun berbasah kuyup kedinginan. Namun, ketika kita siapkan jas hujan, justru panas dan terik datang membakar hari. Sebalkah anda?

Atau mungkin kita pernah terburu-buru mengejar waktu, tetapi perjalanan malah tersendat, seolah membiarkan kita terlambat. Namun, ketika kita ingin melaju dengan tenang, pengendara lain malah membunyikan klakson agar kita mempercepat langkah. Sebalkah anda?
Mengapa keadaan seringkali tidak bersahabat? Mereka seakan meledek, mengecoh, bahkan tertawa terbahak-bahak. Inikah yang disebut dengan “ketidakmujuran”?
Sadari saja, itu adalah cara alam menghibur kita. Itulah cara alam mengajak kita tersenyum, menertawakan diri kita sendiri, dan bergurau secara nyata. Kejengkelan itu muncul dari karena kita tak mencoba bersahabat dengan keadaan. Kita hanya mementingkan diri sendiri. Kita lupa bahwa jika toh keinginan kita tidak tercapai, tak ada salahnya kita menyambutnya dengan senyum, meski secara kecut, tak apalah :)

Read more


Berhentilah Mengeluh

 
Pantaskah anda mengeluh? Padahal anda telah dikaruniai sepasang lengan yang kuat untuk mengubah dunia. Layakkah anda berkeluh kesah? Padahal anda telah dianugerahi kecerdasan yang memungkinkan anda untuk membenahi segala sesuatunya.
Apakah anda bermaksud untuk menyia-nyiakan semuanya itu? lantas menyingkirkan beban dan tanggung jawab anda? Janganlah kekuatan yang ada pada diri anda, terjungkal karena anda berkeluh kesah. Ayo tegarkan hati anda. Tegakkan bahu. Jangan biarkan semangat hilang hanya karena anda tidak tahu jawaban dari masalah anda tersebut.
Jangan biarkan kelelahan menghujamkan keunggulan kamu. Ambillah sebuah nafas dalam-dalam. Tenangkan semua alam raya yang ada dalam benak anda. Lalu temukan lagi secercah cahaya dibalik awan mendung. Dan mulailah ambil langkah baru.
Sesungguhnya, ada orang yang lebih berhak mengeluh dibanding anda. Sayangnya suara mereka parau tak terdengar, karena mereka tak sempat lagi untuk mengeluh. Beban kehidupan yang berat lebih suka mereka jalani daripada mereka sesali. Jika demikian masihkan anda lebih suka mengeluh daripada menjalani tantangan hidup ini?

Read more


Cobalah untuk merenung

Sediakan beberapa menit dalam sehari untuk melakukan perenungan. Lakukan di pagi hari yang tenang, segera setelah bangun tidur. Atau di malam hari sesaat sebelum beranjak tidur. Merenunglah dalam keheningan. Jangan gunakan pikiran untuk mencari berbagai jawaban. Dalam perenungan anda tidak mencari jawaban. Cukup berteman dengan ketenangan maka anda akan mendapatkan kejernihan pikiran. Jawaban berasal dari pikiran anda yang bening. Selama berhari-hari anda disibukkan oleh berbagai hal. Sadarilah bahwa pikiran anda memerlukan istirahat. Tidak cukup hanya dengan tidur. Anda perlu tidur dalam keadaan terbangun. Merenunglah dan dapatkan ketentraman batin.
Pikiran yang digunakan itu bagaikan air sabun yang diaduk dalam sebuah gelas kaca. Semakin banyak sabun yang tercampur semakin keruh air. Semakin cepat anda mengaduk semakin kencang pusaran. Merenung adalah menghentikan adukan. Dan membiarkan air berputar perlahan. Perhatikan partikel sabun turun satu persatu, menyentuh dasar gelas. Benar-benar perlahan. Tanpa suara. Bahkan anda mampu mendengar luruhnya partikel sabun. Kini anda mendapatkan air jernih tersisa di permukaan. Bukankah air yang jernih mampu meneruskan cahaya. Demikian halnya dengan pikiran anda yang bening.

Read more


Keputusan sang Ayah.

pengarang : Unknown

Setelah beberapa lagu pujian seperti biasanya pada hari minggu, pembicara gereja bangkit berdiri dan perlahan-lahan berjalan menuju mimbar untuk berkhotbah.


"Seorang ayah dan anaknya serta teman anaknya pergi berlayar ke samudra Pasifik", dia memulai, "ketika dengan cepat badai mendekat dan menghalangi jalan untuk kembali ke darat. Ombak sangat tinggi, sehingga meskipun sang ayah seorang pelaut berpengalaman, ia tidak dapat lagi mengendalikan perahu sehingga mereka bertiga terlempar ke lautan."


Pengkotbah berhenti sejenak, dan memandang mata dua orang remaja yang mendengarkan cerita tersebut dengan penuh perhatian. Dia melanjutkan, "Dengan menggenggam tali penyelamat, sang ayah harus membuat keputusan yang sangat sulit dalam hidupnya....kepada anak yang mana akan dilemparkannya tali penyelamat itu. Dia hanya punya beberapa detik untuk membuat keputusan.


Sang ayah tahu bahwa anaknya adalah seorang pengikut Kristus, dan dia juga tahu bahwa teman anaknya bukan. Pergumulan yang menyertai proses pengambilan keputusan ini tidaklah dapat dibandingkan dengan gelombang ombak yang ganas. Ketika sang ayah berteriak, "Aku mengasihi engkau, anakku!" dia melemparkan tali itu kepada teman anaknya. Pada waktu dia menarik teman anaknya itu ke sisi perahu, anaknya telah menghilang hanyut ditelan gelombang dalam kegelapan malam. Tubuhnya tidak pernah ditemukan lagi."


Ketika itu, dua orang remaja yang duduk di depan, menantikan kata-kata berikut yang keluar dari mulut sang pembicara. "Sang ayah," si pembicara melanjutkan ,"tahu bahwa anaknya akan masuk dalam kekekalan dan diselamatkan oleh Yesus, dan dia tidak sanggup membayangkan jika teman anaknya melangkah dalam kekekalan tanpa Yesus. Karena itu dia mengorbankan anaknya sendiri. Betapa besar kasih Allah, sehingga Ia melakukan hal yang sama kepada kita." Sang pembicara kembali ke tempat duduknya sementara keheningan memenuhi ruangan.


Beberapa saat kemudian, dua orang remaja duduk di sisi pembicara. "Cerita yang menarik," seorang remaja memulai pembicaraan dengan sopan, "tapi saya pikir tidaklah realistis bagi sang ayah untuk mengorbankan hidup anaknya hanya dengan berharap bahwa teman anaknya akan menjadi seorang pengikut Kristus."


"Benar, engkau benar sekali," jawab pembicara. Sebuah senyum lebar menghiasi wajahnya dan kemudian di memandang kedua remaja tersebut dan berkata, "Tentu saja itu tidak realistis bukan ? Tapi saya ada di sini untuk memberitahu kalian bahwa cerita itu membuka mataku tentang apa yang sesungguhnya terjadi ketika Tuhan memberikan AnakNya untuk saya."Engkau tahu ... sayalah teman sang anak itu".

Read more


Kisah Seekor Lalat Bernama Fernando



Fernando adalah seekor lalat yang tinggal di pinggiran kota. Dekat pembuangan sampah pusat di kota itu dia tumbuh, dari mulai TK sampai SMU. Di masa-masa hidupnya dia tak pernah mengalami masalah yang cukup berarti, karena dia hidup di sebuah keluarga yang sangat sederhana, impian Fernando pun sederhana saja, hanya ingin mempunyai sebuah keluarga kecil yang hidup bahagia di pinggiran kota.

Di masa SMU, Fernando terkenal sebagai lalat pendiam. Kalo lalat-lalat yang lain berpacaran, Fernando hanya sibuk dengan kegiatan ekstrakurikulernya, hingga suatu saat dia menemukan sebelah hatinya, seekor lalat cantik nan berhati baik, adik kelasnya yang juga aktif di ekstakurikuler. Dan Fernando-pun jatuh cinta untuk yang pertama kalinya dan… mungkin… untuk yang terakhir kalinya.

Hari berganti menjadi minggu, minggu berganti menjadi bulan dan bulan berganti menjadi tahun, tak terasa kisah cinta Fernando sudah memasuki umur 5 tahun. Selama 5 tahun dia merasakan cinta, dia belajar bagaimana mencintai dan dicintai, dia memberikan keyakinannya akan cinta kepada kekasihnya, dia meyakini cinta sejati tak akan pernah menyakiti cinta yang lainnya hanya agar cinta itu bertahan hidup, ya… Fernando adalah seekor lalat yang setia pada pasangannya, tak pernah sekalipun hatinya berpaling kepada hati lalat yang lain.



Hingga suatu hari… sesuatu yang tak pernah dia duga menimpanya… kekasih yang sebentar lagi akan dia pinang, kekasih-nya yang dia harap akan menggenapkan mimpinya… ternyata mengkhianatinya!

Hancur…!!! Hancur..!!! Fernando tak tau apa yang harus dia lakukan, jika hujan adalah tangis, hatinya sedang terjadi badai yang teramat besar sekarang.

Luluh lantah berantakan keyakinan-nya akan cinta! Sekarang dia membenci cinta! Cinta bagi dia tak lebih dari seonggok kotoran kerbau yang sering manusia-manusia itu bilang! Ya benar..manusia-manusia itu benar!! cinta adalah kotoran kerbau!!



Sewindu sudah hari-hari berganti, Fernando masih hancur… Fernando masih merasakan pedihnya dikhianati cinta… dia… korban… korban keegoisan dan ketidakpuasan akan cinta…

Terdengar lirih ucapannya sebelum dia berhasil hinggap di atas bara obat nyamuk bakar di ruang tengah sebuah keluarga manusia sederhana yang tinggal di pinggiran kota. “Aku hanya ingin dilahirkan kembali… tanpa cinta…tanpa amarah…dan tanpa ambisi”.

Diumurnya yang masih muda, Fernando menghembuskan nafas terakhirnya… meninggalkan keyakinannya akan cinta… membawa kebencian menuju alam keabadian… di sana… di ruangan tengah sebuah keluarga sederhana di pinggiran kota.

Read more


Hidup adalah pilihan



Ada 2 buah bibit tanaman yang terhampar disebuah ladang yang subur. Bibit yang pertama berkata, “Aku ingin tumbuh besar. Aku ingin menjejakkan akarku dalam-dalam ditanah ini, dan menjulangkan tunas-tunasku diatas kerasnya tanah ini. Aku ingin membentangkan semua tunasku untuk menyampaikan salam musim semi. Aku ingin merasakan kehangatan matahari dan kelembutan embun pagi di pucuk-pucuk daunku”.

Dan bibit itupun tumbuh makin menjulang,



Bibit kedua bergumam, “Aku takut, jika kutanamkan akarku kedalam tanah ini, aku tak tahu apa yang akan kutemui didalam sana. Bukankah disana sangat gelap? Dan jika kuteroboskan tunasku keatas, bukankah nanti keindahan tunas-tunasku akan hilang? Tunasku pasti akan terkoyak.”

“Apa yang akan terjadi jika tunasku terbuka dan siput-siput mencoba untuk memakannya? Dan pasti jika aku tumbuh dan merekah, semua anak kecil akan berusaha mencabutku dari tanah. Tidak. Akan lebih baik jika aku menunggu sampai semuanya aman.”

Dan bibit itupun menunggu dalam kesendiriannya.

Beberapa pekan kemudian seekor ayam menggilas tanah itu, menemukan bibit kedua tadi dan memakannya segera.

Read more


Kisah Kupu-kupu : "Ekspresi seorang pemuda"

Suatu ketika dahulu, terdapat seorang pemuda di tepian telaga. Ia kelihatan termenung. Tatapan matanya kosong, menatap hamparan air di depannya. Seluruh penjuru mata angin telah di lewatinya, namun tak ada satupun titik yang membuatnya puas. Kekosongan makin senyap, sampai ada suara yang menyapanya. Ada orang lain disana. “Sedang apa kau disini anak muda?” tanya seseorang. Rupanya ada seorang Si Tua. “Apa yang kau risaukan..?” Anak muda itu menoleh ke samping, “Aku lelah wahai Pak Tua. Telah berkilo-kilo jarak yang kutempuhi untuk mencari kebahagiaan, namun tak juga kutemukan rasa itu dalam diriku. Aku telah berlari melewati gunung dan lembah, tapi tak ada tanda kebahagiaan yang hadir dalam diriku. Kemana kah aku harus mencarinya? Bilakah kutemukan rasa itu?”

Si Tua itu duduk semakin dekat, mendengarkan dengan penuh perhatian. Di pandangnya wajah lelah pemuda di depannya. Lalu, ia mulai bicara, “di depan sana , ada sebuah taman. Jika kamu ingin jawapan dari pertanyaanmu, tangkaplah seekor kupu-kupu buatku.

Mereka berpandangan. “Ya…tangkaplah seekor kupu-kupu buatku dengan tanganmu” Si Tua itu mengulang kalimatnya lagi. Perlahan pemuda itu bangkit. Langkahnya menuju satu arah, taman. Tak berapa lama, dijumpainya taman itu. Taman yang yang semarak dengan pohon dan bunga-bunga yang bermekaran. Tak heran, banyak kupu-kupu yang berterbangan disana. Si Tua itu melihat dari kejauhan, memperhatikan tingkah yang dilakukan pemuda yang sedang gelisah itu.

Anak muda itu mulai bergerak. Dengan mengendap-endap, ditujunya sebuah sasaran. Perlahan. Namun, Hap! sasaran itu terlepas. Di kejarnya kupu-kupu itu ke arah lain. Ia tak mahu kehilangan buruan. Namun lagi-lagi. Hap!. Ia gagal. Ia mulai berlari tak beraturan. Diterajangnya sana-sini. Dirosaknya rerumputan dan tanaman untuk mendapatkan kupu-kupu itu. Diterobosnya semak dan perdu di sana. Gerakannya semakin liar. Adegan itu terus berlangsung, namun belum ada satu kupu-kupu yang dapat ditangkap. Sang pemuda mulai kelelahan. Nafasnya memburu, dadanya bergerak naik-turun dengan cepat.

Sampai akhirnya ada teriakan, “Hentikan dulu anak muda. Istirahatlah. ” Tampak Si Tua yang berjalan perlahan. Tapi lihatlah, ada sekumpulan kupu-kupu yang berterbangan di sisi kanan-kiri Si Tua itu. Mereka terbang berkeliling, sesekali hinggap di tubuh Si Tua itu. “Begitukah caramu mengejar kebahagiaan? Berlari dan menerajang? Melompat-lompat tak tentu arah, menerobos tanpa peduli apa yang kau rosakkan?” Si Tua menatap pemuda itu. “Nak, mencari kebahagiaan itu seperti menangkap kupu-kupu. Semakin kau terajang, semakin ia akan menghindar. Semakin kau buru, semakin pula ia pergi dari dirimu.” “Namun, tangkaplah kupu-kupu itu dalam hatimu. Karena kebahagiaan itu bukan benda yang dapat kau genggam, atau sesuatu yang dapat kau simpan. Carilah kebahagiaan itu dalam hatimu. Telusuri rasa itu dalam kalbumu. Ia tak akan lari kemana-mana. Bahkan, tanpa kau sadari kebahagiaan itu sering datang sendiri.” Si Tua itu mengangkat tangannya. Hap, tiba-tiba, tampak seekor kupu-kupu yang hinggap di ujung jari. Terlihat kepak-kepak sayap kupu-kupu itu, memancarkan keindahan ciptaan Tuhan. Pesonanya begitu mengagumkan, kelopak sayap yang mengalun perlahan-lahan, layaknya kebahagiaan yang hadir dalam hati. Warnanya begitu indah, seindah kebahagiaan bagi mereka yang mampu menyelaminya. *** Mencari kebahagiaan adalah layaknya menangkap kupu-kupu.

Sulit, bagi mereka yang terlalu bernafsu, namun mudah, bagi mereka yang tahu apa yang mereka cari. Kita mungkin dapat mencarinya dengan menerajang sana-sini, merosak sana-sini, atau menerobos sana-sini untuk mendapatkannya. Kita dapat saja mengejarnya dengan berlari kencang, ke seluruh penjuru arah. Kita pun dapat meraihnya dengan bernafsu, seperti menangkap buruan yang dapat kita santap setelah mendapatkannya. Namun kita belajar. Kita belajar bahwa kebahagiaan tak boleh di dapati dengan cara-cara seperti itu. Kita belajar bahwa bahagia bukanlah sesuatu yang dapat digenggam atau benda yang dapat disimpan. Bahagia adalah udara, dan kebahagiaan adalah aroma dari udara itu. Kita belajar bahwa bahagia itu memang ada didalam hati. Semakin kita mengejarnya, semakin pula kebahagiaan itu akan pergi dari kita. Semakin kita berusaha meraihnya, semakin pula kebahagiaan itu akan menjauh.

Cubalah temukan kebahagiaan itu dalam hatimu. Biarkanlah rasa itu menetap, dan abadi dalam hati kita. Temukanlah kebahagiaan itu dalam setiap langkah yang kita lakukan. Dalam bekerja, dalam belajar, dalam menjalani kehidupan harian kita. Dalam sedih, dalam gembira, dalam sunyi dan dalam stress. Temukanlah bahagia itu, dengan perlahan, dalam tenang, dalam ketulusan hati kita. Saya percaya, bahagia itu ada dimana-mana. Rasa itu ada di sekitar kita. Bahkan mungkin, bahagia itu “hinggap” di hati kita, namun kita tak pernah memperdulikannya. Mungkin juga, bahagia itu berterbangan di sekeliling kita, namun kita terlalu acuh untuk menikmatinya.

Read more


Kisah Kupu-kupu



di sebuah ranting pohon, nampak sebuah kepompong yang bergoyang halus . nampaknya kupu kupu di dalamnya telah siap untk terbang ke alam bebas dan hidup yang sesungguhnya .
tampak seorang lelaki muda memerhatikan proses langka itu berlangsung . perlahan lahan .. kantung kepompong itu mulai terkoyak . memberikan celah bagi sang kupu kupu kecil untuk keluar . kupu kupu itu indah . alangkah bahagianya bila ia mampu terbang dan hidup di alam raya ini .
kupu kupu kecil ini nampak kesulitan melepaskan diri dari kepompong yang telah lama membungkus badannya . celah yang terbuka sangat sempit . sehingga sulit melepaskan diri darinya .
pemuda ini merasa kasiihan terhadap kupu kupu kecil tadi yang kerap kesulitan mengeluarkan dirinya . dia pun akhirnya mengambil gunting . dan dia potong kepompong itu agar celahnya lebih besar sehingga sang kupu kupu mampu keluar darinya ..
akhirny kupu kupu itu berhasil keluar .
kupu kupu itu berjalan perlahan tertatih . perlahaan . nampak lemah . sayapnya terseret malas membawa serta debu debu . sang pemuda baik hati ini diam menatap kupu kupu yang masih berjuang untuk mampu berjalan dan terbang . sang pemuda berharap sayap kupu kupu tersebut kokoh . ia ingin melihat kupu kupu itu terbang bebas ke udara . dia berharap . benar benar berharap .
namun . tidak terjadi apa apa .
kupu kupu itu tetap tertatih . sayapnya lemah . tidak berdaya tak mampu untuk terbang melesat jauh ke angkasa .
hingga akhirnya .. kupu kupu ini .. mati .
sang pemuda sangat sedih tak bisa melihat kupu kupu kecil tadi terbang bebas
dia telah menolongnya . ya, dia pikir seperti itu . namun tidak .
bukankah tadi dia memotong kepompong agar sang kupukupu bisa lebih mudah lolos ? ya . tapi itulah penyebabnya .
proses keluarnya kupu kupu dari kepompong melalui celah sempit tadilah yang sebenarnya dibutuhkan oleh kupu kupu . karena pada saat itu lah cairan di dalam tubuhnya terdorong . dan hal inilah yang dibutuhkan kupu kupu untuk hidup dan mampu merentangkan sayapnya yang kokoh .
ternyata . memang kesulitan harus dilewati .



aku berdoa pada Tuhan agar aku diberikan kebijaksanaan .
maka Tuhan memberikanku masalah untuk dihadapi .
aku berdoa pada Tuhan agar aku diberikan kekuatan .
maka Tuhan memberikanku ujian hidup untuk buatku kuat .
aku berdoa pada Tuhan agar aku diberikan keberanian .
maka Tuhan memberikanku rintangan agar aku berani .
aku berdoa pada Tuhan agar aku diberikan rasa kasih sayang .
maka Tuhan memberikan padaku seseorang yang butuh uluran tanganku .



yah friend .
kita memang tidak mendapatkan secara langsung apa yang kita minta .
tapi kita mendapatkan apa yang kita butuhkan . kita diberikan apa yang mampu membawa kita pada apa yang kita harapkan .

Read more


Ulat vs Kupu-kupu



Hampir semua orang geli ngeliat ulat..berlendir, buluan, duri, bisa bikin gatal-gatal bahkan malah bau…iuuww….. ga sedikit juga yang jijik en slalu memburu makhluk kecil itu sampe ke liang rumahnya. Kasian si Ulat…seumur hiduph di musuhin sama banyak makhluk..musuh pertama, Kita! Para manusia..di negara lain si ulat2 itu mereka goreng en rebus buat jadi santapan…trus ada burung yang hobi banget matukin si ulat buat jadi camilan anak2 mereka..kemudian ada semut( pernah liat semut berantem ma ulat…..?? saia pernah! ) semut ini usil bangettt…mereka suka gigitin kaki sama perut si ulat..mungkin karna empuk mereka jadi naPsu makan yiaah…heheh ..kemudian ada musuh dalam selimut si Ulat, yaitu koloni mereka sendiri..yaah..yang lebih besar dan kuat dialah Raja nya.. raja ulat.. ihhhiiii……

Namun siapa yang nyangka Kalo makhluk mungil nan malang itu lah asal muasal makhluk cantik tak terperi bernama Kupu-Kupu.. emang ga semua ulat bermetamorfosis jadi kupu2.. tapi ulat kupu-kupu lebih jeLek lagii….! Semua kategori ulat yang di benci di atas ada sama dia! Hhh…kasian bgt tu ulat…… proses metamorfosisnya pasti udah tau donk… bahkan ada yang baik hati bikinin lagu..haha

Telur-telur

Ulat-ulat

Kepompong..kupu-kupu

Kasian de luuuuu….

Kasiaan de luuuuuu……….



Dari esde sampe es em a pun kita di ulang-ulangin belajar metamorfosis.. materi pelajarannya pun di perdalam dan di perdalam lagi…

Banyak banget peLajaran moral dalam khidupan Kupu-kupu. Banyak banget hikmah yang dapat kita ambil untuk di pedoman kan dalam kehidupan sehari-hari…

Satu hal yang mencerminkan Jiwa seekor kupu-kupu adalah kebebasannya. Kenapa kupu-kupu…kalau masalah sayap, burung juga punya sayap kan.. bahkan burung bisa terbang ke tempat yang lebih jauh,..lebih tinggi dan lebih lama di banding kupu-kupu…tapi coba teman-teman pikir, kupu-kupu nggak harus punya rumah(sarang) untuk berteduh dari hujan atau pun Panas..mereka nggak harus terikat pada apa-apa untuk menghasilkan keturunan selanjutnya.. mungkin sedikit egois kalo mengingat mereka meninggalkan telurnya di daun-daun kemudian membiarkan anak2 mereka tumbuh sendiri melawan hujan, badai, serangan makhluk lain…. Mereka Cuma mengajarkan untuk tumbuh mandiri..tentu aja…karna mereka bukan makhluk sosial seperti kita ^__^



Coba bayangkan… seekor ulat jelek yang di musuhin banyak makhluk…sampai-sampai angin pun kadang nggak peduli kalau tiupannya menjatuhkan tubuh mungil si ulat ke tanah itu bisa berubah menjadi sesosok makluk indah yang amazing banget kayak Kupu-kupu…! burung aja iri banget liat sayap nya..apalagi saia….haha

Melihat ulat, ga ada yang nyangka dia bakal berubah jadi kupu-kupu. Mereka berdua berbanding terbalik 180 degreezz… haha



Seperti hitam dan putih, mungkin Tuhan mengirimkan kupu-kupu ke bumi ini supaya kita dapat mengambil hikmah, makhluk seperti ulat aja bisa berubah menjadi kupu-kupu…mengapa kita ngga??? Bukan nya berubah untuk menjadi sempurna, karna memang, kesempurnaan cuma milik Nya..tapi kearah yang lebih baik…! Dengan meninggalkan segala ketidak baikan selama ini…(ciieh…) bukannya bermaksud menggurui my pren… saia pun masih tahap I hehe.. tapi minimal saia berbagi untuk kemudian di timbang baik buruk nya..yang baik boleh lah teman simpan..tp yg buruk nya musti di buang jauh-jauh iaah…supaya ga nambah lagi list yang buruk2 kita…hihihi



Oia…kupu-kupu juga nggak musti selalu indah, my pren.. mereka juga punya dua sisi seperti kita, ada kalanya saat penyerbukan berlansung kupu-kupu gagal menjalan kan misi nya sebagai kepala divisi..sehingga bunga-bunga itu tag jadi mekar di musim semi, malah di awal musim panas yang membuat nya cepat mati.. atau metamorfosis mereka terkadang nggak berhasil, sehingga harapan si Ulat kecil buruk rupa untuk berubah menjadi indah dan anggun pupus di telan pepohonan…sayang banget mereka nggak punya kesempatan kedua untuk metamorfosis.. si ulat kecil tetap buruk rupa, tetap di musuhi, dan tetap di buru makhluk lain. Tapi setidaknya mereka telah mencoba, berjuang di tengah2 konflik perang buru memburu, dan konflik kepada diri nya sendiri. Kalau semuanya ternyata nggak berhasil, kembalikan Pada Nya… ^_^


Beruntunglah kita Manusia, selalu ada kesempatan kedua saat Harapan pertama gagal….

Read more


ShoutMix chat widget

Photo Event Petra Youth

Thopan n Frends Petra Youth Out Room Petra Youth Out Room Petra Youth Out Room Petra Youth Out Room Petra Youth Out Room Petra Youth Out Room Petra Youth Out Room Petra Youth Out Room

Daftar Isi

Top New's

Jika ada artikel-artikel berkaitan kirim di sini Admin, akan kami posting secepatnya.

Syaloom Saudaraku

Selamat datang di Blog Petra Youth, semoga saja kalian bisa mendapatkan Informasi dari kegiatan pemuda kami.

Sekilas tentang penulis

Menjawab tantangan masa depan Era Teknologi dan Telekomunikasi Maka Kami Kompelka Pemuda GMIM Petra Kinilow - Tomohon dengan ini melangkah kedepandengan mempersembahkan kepada anda Website ini.Gereja GMIM PETRA KINILOW,Tomohon.Sulawesi Utara.

Temui kami disini

Twitter RSS google plus Facebook HOME
Petra Youth
Jika ada artikel-artikel berkaitan kirim di sini Admin, akan kami posting secepatnya.