. Rock Of Ages: Renungan
Syalom Saudaraku seiman.. dalam menyambut natal Yesus Kristus Pemuda Petra Kinilow Akan melaksanakan Pohon Terang yang bertempat di Kanisah Barat pada tanggal 17 Desember 2011 TERIMAKASIH
Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan

ADA SUKACITA DALAM KEMATIAN ORANG BENAR

Wahyu 14:13  Dan aku mendengar suara dari sorga berkata: Tuliskan: "Berbahagialah orang-orang mati yang mati dalam Tuhan, sejak sekarang ini." "Sungguh," kata Roh, "supaya mereka boleh beristirahat dari jerih lelah mereka, karena segala perbuatan mereka menyertai mereka."
                Setiap kali ada satu jemaat kami yang kehilangan orang yang dikasihinya. Dan setiap kali saya menghadiri acara seperti ini, satu hal yang sangat terlihat mirip satu kebaktian dengan yang lain adalah lagu-lagu yang dipakai  adalah lagu-lagu melankolis, sekalipun itu lagu rohani sifatnya, tapi jenis lagu yang dipilih pasti lagu-lagu lembut dan semakin menghanyutkan perasaan orang-orang itu untuk menikmati rasa sedih karena kehilangan tersebut.
                Tapi saya pribadi merenungkan dalam-dalam, dan seringkali mengatakan bahwa, seperti Paulus tuliskan dalam Alkitab bahwa ‘mati adalah satu keuntungan..’ karena hanya dengan kematian inilah setiap orang percaya bisa berkumpul dengan Bapa di surga. Jadi, pasti sangat menyenangkan bagi setiap orang percaya untuk bisa pulang ke rumah Bapa.
                Kalau memang demikian adanya, mengapa kita harus bersedih dan merasa takut dengan kematian? Justru seharusnya kita menyambut kepulangan setiap orang yang kita kasihi ke rumah Bapa itu dengan sukacita dan puji-pujian kepada Bapa. Memang benar bahwa kita yang ditinggalkan tidak bisa bertemu dan berkumpul lagi dengan mereka, tapi bukankah itu hanya sementara sifatnya? Bukankah akan ada waktunya bahwa kita semua akan bertemu kembali nantinya? Yang terpenting adalah kita semua berada dalam keadaan percaya kepada Tuhan Yesus ketika dipanggil Tuhan untuk kembali. Itu adalah segalanya.
                Dan dengan pemikiran itu, dengan bercanda saya sering berkata kepada rekan-rekan pelayanan saya dan kepada seluruh keluarga saya bahwa jika satu saat ketika saya dipanggil Tuhan pulang, dan mereka mengadakan kebaktian penghiburan buat keluarga saya, tolong buat satu kebaktian yang berbeda. Saya ingin sekali bahwa kebaktian itu diisi seperti KKR, di mana lagu-lagunya adalah lagu-lagu pujian yang bersemangat dan membangun banyak orang, dan ada kotbah yang sangat baik untuk mengingatkan kepada kita semua bahwa satu waktu kita semua memang akan mati dan meninggalkan dunia ini. Dan mengajak setiap orang untuk merenungkan, akan ke mana roh kita setelah kita meninggalkan dunia ini. Karena hanya ada dua pilihan, ke surga kah atau neraka? Tahukah mereka semua akan hal ini, dan tahukah mereka bagaimana caranya masuk ke surga?  Nah, setelah kotbah selesai, ajukan altar call...tantang setiap orang untuk mengambil keputusan hari itu untuk bisa memilih Tuhan Yesus sebagai jalan menuju ke surga.
                Wah..alangkah senangnya seandainya sampai akhir hidup pun, saya masih bisa dipakai untuk membawa banyak orang datang kepada Tuhan. Hmmm...saya rindu sekali hal itu terjadi. Dan itu sebabnya kenapa saya sering mengingatkan teman-teman saya untuk sungguh-sungguh melakukannya. Jangan lupa ya...pesan saya kepada mereka. Dan semua teman-teman biasanya hanya tertawa-tawa menganggap ini sebuah lelucon saya. Tapi saya sendiri akhirnya tidak menganggapnya sebagai lelucon. Saya benar-benar rindu hal ini terjadi. Saya rindu hal ini terjadi...supaya kepulangan saya pun bisa membawa kemuliaan bagi nama Tuhan.
                Mungkin apa yang saya tuliskan hari ini juga membuat anda geleng-geleng kepala dan menganggap aneh. Ya, memang tidak biasa. Tapi saya rasa hal ini seharusnya membuat kita mengerti sesuatu.
                Sadar tidak sadar, setiap hari yang kita jalani ini kenyataannya bukan membuat hidup kita semakin panjang, tapi sebaliknya justru membuat hidup kita semakin pendek. Dan kita semua ada dalam antrian panjang untuk akhirnya meninggalkan kehidupan kita di dunia ini. Soal waktunya kapan, tidak ada yang bisa mengetahuinya. Tapi kapanpun itu, alangkah baiknya kalau kita bisa tahu bagaimana caranya mempersiapkan diri kita sebaik-baiknya untuk tidak sampai salah memilih arah tujuan akhir itu.
                Hanya ada satu cara untuk bisa sampai kepada Bapa..jangan sampai anda tertipu.
                Yohanes 14:6  Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.”
                Hanya melalui Yesus lah kita bisa sampai kepada Bapa. Dan tidak ada cara lain. Jadi, jika kita ingin masuk ke dalam Kerajaan Sorga, datanglah kepadaNya. Buka hatimu hari ini dan terima Dia dalam hidupmu. Jangan sampai tertipu..tidak ada cara lain...tidak ada cara lain!!!
                Saya membaca kisah tentang Dwight L.Moody, seorang penginjil besar di dunia ini, di malam terakhir sebelum kematiannya, dengan kondisi badan yang makin melemah, ia berkata bahwa ia melihat bagaimana surga terbuka. Dan ketika Will putranya mendengar ayahnya berkata begitu, segera ia berkata bahwa ayahnya pasti bermimpi. Tapi Moody berkata,’Tidak nak..ayah tidak bermimpi...ini indah sekali..seperti jalan masuk yang panjang. Dan kalau ini adalah kematian, maka ini adalah kematian yang indah sekali. Bapa memanggilku, dan aku harus pergi...Jangan panggil aku kembali!!’
                Dan pemakaman penginjil besar inipun dilakukan dengan suatu kebaktian yang megah dengan lagu-lagu pujian yang bersemangat karena ada kekasih Allah disambut di surga, seluruh keluarga bersukacita.
                Ditengah keramaian itu, ada yang mengingat bagaimana Moody pernah berkata,’Kalau satu waktu engkau membaca di surat kabar yang mengatakan bahwa aku sudah mati, jangan percayai itu...karena justru pada saat itulah aku mengalami hidup yang lebih dari sebelumnya. Saya dilahirkan dalam daging pada tahun 1837 dan dilahirkan dalam Roh pada tahun 1855. Apa yang dilahirkan dalam daging akan mati, tapi aku yang dilahirkan dalam Roh akan hidup selama-lamanya.’
                Kisah seorang penginjil besar yang pernah dipakai Tuhan untuk membawa banyak jiwa-jiwa buat Tuhan. Dia memang sudah tiada, tapi inspirasinya terus hidup dan memotivasi banyak orang untuk terus maju dalam Tuhan.
                Dan kisah ini semakin menguatkan keinginan saya untuk terus berbuah sekalipun waktu itu saya dipanggil pulang ke rumah Bapa. Apa yang saya rindukan itu muncul jauh sebelum saya membaca kisah ini. Dan sekarang, setelah saya membacanya, saya lebih menginginkannya lagi.
                Sekali lagi saya mau katakan..kematian bagi orang percaya sama sekali bukan sesuatu yang menakutkan, tapi justru sangat menyenangkan dan indah. Saat dimana kita bisa bertemu dengan Yesus muka dengan muka.
                Wahyu 14:13  Dan aku mendengar suara dari sorga berkata: Tuliskan: "Berbahagialah orang-orang mati yang mati dalam Tuhan, sejak sekarang ini." "Sungguh," kata Roh, "supaya mereka boleh beristirahat dari jerih lelah mereka, karena segala perbuatan mereka menyertai mereka."
                Mari kita belajar untuk menjalani hidup ini bagi Kristus supaya ketika tiba waktunya, kapanpun itu..Tuhan akan menemukan kita tetap dalam iman bagi Tuhan. Amin.

Read more


Renungan Cinta yang Sempurna Meski Dalam Keterbatasan

Inilah kisah cinta orang cacat yang telah berkeluarga, tapi sang suaminya bisa dikatakan memiliki wajah dan tubuh yang sempurna. Di dunia ini, masih ada rupanya cinta yang sempurna.



Untuk Sahabat-sahabatku, ini sebuah kisah menyentuh hati dalam foto yang nyata. Tuhan itu Maha Adil dan Maha Penyayang, Kisah seorang suami istri dalam keluarga yang sangat sederhana, melihat rata-rata sosok lelakinya itu bisa dinilai seorang pria yang cukup sempurna terutama dalam penampilannya, tapi dia mempunyai seorang istri yang mempunyai kelainan dalam fisiknya, dimana wanita tersebut tidak mempunyai kaki sama sekali total dari ujung kaki hingga ujung paha bahkan wanita itu tidak memiliki sama sekali pinggul (bagian dari pangkal paha hingga batas pinggang), jadi sulit sekali bila duduk karena tidak memiliki alas dibawah pinggang tersebut. Tapi kebesaran Tuhan tentu lain, wanita tersebut memiliki suami yang cukup ganteng, masih muda dan sangat cukup sempurna mau memiliki dan mengasihi seorang wanita yang mempunyai cacat fisik bawaan. Mereka sekarang dikaruniai dua orang anak yang sangat sempurna dan lucu sekali.
Silahkan Anda menyimak satu persatu foto-foto keluarga tersebut. Sungguh luar biasa ! Semoga memotivasi dan menyemangati hidup Anda... 





I LOVE U MOM...........

http://www.seribudunia.co.cc/2011/01/renungan-cinta-yang-sempurna-meski.html

Read more


BUKAN SEPERTI SEBUAH KONTRAK



Kita semua sudah terbiasa dengan budaya kontrak. Kita sering
diminta menandatangani kontrak, dengan seorang pemborong untuk
membangun rumah atau dengan pemilik toko ketika kita membeli suatu
peralatan. Kontrak, baik resmi maupun tak resmi, menjelaskan apa yang
akan terjadi bila salah satu pihak gagal memenuhi tuntutan perjanjian
tersebut.


Kontrak dapat dilanggar bila salah satu pihak gagal memenuhi bagian dari perjanjian. Untunglah, tujuan abadi kita dibuat berdasarkan
lebih dari sekadar persetujuan hukum bersama Allah. Kita menjadi lebih
terjamin karena kita memiliki hubungan keluarga dengan Allah.
Ketika seorang anak tidak muncul untuk makan malam, tidak
berarti kewajiban orang tua terhadap anak itu perlu dibatalkan. Namun
justru orang tua tersebut akan mulai mencari sang anak. Kegagalan
salah seorang anggota keluarga tidak berarti membatalkan hubungan
tersebut.


Namun, ketika kita menaruh kepercayaan kita pada Kristus untuk
diselamatkan, yang kita lakukan adalah lebih dari sekadar
menandatangani sebuah kontrak. Kita masuk dalam suatu hubungan
terikat dengan Allah dimana Dia membuat kita menjadi anak-anakNya
melalui kelahiran baru dan pengangkatan. (1Petrus 1:23; Efesus 1:5).
Dan oleh karena kedekatan hubungan keluarga inilah, kita menjadi ahli
waris tetap dari warisan kekal yang tersimpan untuk kita di surga.
"Untuk menerima suatu bagian yang tidak dapat binasa, yang tidak
dapat cemar dan yang tidak dapat layu, yang tersimpan di sorga
bagi kamu." (1Petrus 1:4).

Betapa bersyukurnya kita bahwa kehidupan kekal adalah berdasarkan
hubungan kita dengan Allah melalui Kristus.

Read more


MENGHARGAI KEHIDUPAN

Bacaan : Mazmur 88
Nats: Tetapi siapa yang termasuk orang hidup mempunyai harapan, karena
anjing yang hidup lebih baik daripada singa yang mati
(Pengkhotbah 9:4)

Judul:

MENGHARGAI KEHIDUPAN

Anak lelaki itu terlahir cacat tanpa dua tangan. Dua kakinya pun
tak sempurna, tak cukup kokoh untuk menopangnya berdiri. Apabila
"berjalan", ia harus menggulingkan badannya di lantai. Namun, yang
membuat saya terkesan tatkala melihatnya melalui tayangan televisi
adalah sorot matanya. Tegas. Berani. Gigih. Di panti penampungan
itu, ia disayangi dan dilatih untuk mandiri. Dengan jemari kakinya
yang mungil, ia mampu memakai dan melepas baju, makan, menggosok
gigi, menulis, melukis. Ia dibuang orangtuanya sewaktu bayi. Kini
usianya sudah 10 tahun. Kehidupan tidak ramah kepadanya, tetapi ia
menjalaninya dengan tangguh.



Orang Yahudi di masa Perjanjian Lama sangat menghargai kehidupan.
Sebab, hanya ketika hiduplah manusia dapat berkiprah ini dan itu. Di
alam maut, semua nihil dan mustahil. Maka, umur panjang dipandang
sebagai berkat dan kemuliaan (Amsal 3:16). Hidup lebih baik daripada
mati. "Anjing yang hidup lebih baik daripada singa yang mati, " kata
Pengkhotbah. Jika Tuhan berkenan, hidup patut dipertahankan dan
diperjuangkan. Bahkan ketika penyakit mengancam, doa dan pengharapan
untuk hidup tak boleh surut. Pergumulan ini tertuang jelas dalam
Mazmur 88. Dalam menghargai hidup, ada perjuangan untuk
mempertahankan dan menjalaninya.



Apakah kita menghargai kehidupan? Bagaimana dengan kenyataan banyak
janin digugurkan? Bom teror diledakkan? Penggunaan narkoba yang
mempertaruhkan masa depan dan nyawa? Apalagi kecenderungan bunuh
diri? Menghargai kehidupan memang butuh perjuangan. Ketangguhan
bocah cacat itu menggugah sekaligus menantang. Hidup karunia Tuhan
layak dijalani dengan tangguh --PAD

SIAPA SAJA YANG MENGHORMATI TUHAN, IA MENGHARGAI KEHIDUPAN
SEBAB TUHANLAH PENCIPTA KEHIDUPAN

Read more


SEMUA DIBERI TALENTA

"Yang seorang diberikannya lima talenta, yang seorang lagi dua dan yang seorang lain lagi satu, masing-masing menurut kesanggupannya, lalu ia berangkat." Matius 25:15

"Saya tidak bisa apa-apa!" Demikianlah kita sering mendengar alasan seperti ini. Alasan ini biasanya dikemukakan jika orang hendak menolak untuk berbuat sesuatu atau menolak berpartisipasi dalam suatu kegiatan atau tugas. Benarhkah ia tidak bisa apa-apa? Jangan-jangan itu hanyalah perasaan dan bukan kenyataan.

Melalui perumpaan "Talenta" yang disampaikan-Nya ini, Tuhan Yesus hendak mengatakan bahwa tidak ada satupun hamba yang tidak diberi talenta. semua hamba diberi menurut kesanggupannya. Ada yang diberi lima, dua, dan satu talenta. Jadi setiap hamba diberi talenta. Masalahnya terletak pada respons atau tanggapan tiap hamba yang ternyata berbeda-beda. Ada hamba yang diberi dan memang merasa memiliki. Ada juga yang diberi tetapi tidak merasa memiliki.

Respons yang berbeda itu menimbulkan konsekuensi yang berbeda pula. Hamba yang diberi dan merasa memliki, maka ia akan aktif mengusahakan dengan rasa memiliki. Sebaliknya, hamba yang diberik tetapi tidak merasa memiliki, maka ia hanya pasif tidak mengusahakan apa-apa itu hanya menggali lubang dan mengubur talentanya di dalam tanah. Ia tidak menyadari bahwa dirinya sesungguhnya telah diberi sesuatu untuk dikelola menurut kesanggupannya

Read more


Tujua Hidup

Tujuan Hidup
Kenapa Anda ada disini?

Filipi 1:21-22 "Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan.Tetapi jika aku harus hidup di dunia ini, itu berarti bagiku bekerja memberi buah."

Tuhan kita adalah Tuhan yang penuh dengan tujuan.
Semua yang Dia kerjakan memiliki tujuan.
Dia telah menciptakan Anda dengan tujuan khusus dalam pikiran-Nya.
Apakah itu?
Apakah yang menjadi "passion" Anda?
Mengapa Allah menempatkan Anda di atas bumi ini?
Jutaan orang tidak pernah menemukan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan ini.
Beberapa memilih puas menjalani kehidupan biasa-biasa saja, beberapa mengklaim tidak ada tujuan hidup.
Firman Tuhan mengatakan sebaliknya.
Kita diciptakan untuk suatu tujuan dan kita hanya dapat menemukan tujuan itu di dalam hubungan dengan Tuhan.

Eric Liddell, seorang misionaris Skotlandia yang menyebarkan Injil di China, juga seorang atlet pelari yang pernah meraih medali emas Olimpiade berkata, "Saya percaya Tuhan menciptakan saya untuk suatu tujuan, untuk China.
Tetapi Dia juga membuat saya cepat.
Dan ketika saya berlari di lapangan, saya merasakan perkenanan-Nya.
Eric Liddell tahu apa tujuan hidupnya dan mengejarnya dengan segenap hatinya -- bahkan sampai dia meninggal di dalam sebuah kamp intern Jepang di Cina pada tahun 1945.

Paulus tahu tujuan hidupnya juga -- dan tujuan itu memenuhi setiap saat dalam hidupnya.
Dia bahkan melihat penjara sebagai tempat untuk melayani dan penyebaran Injil lebih lanjut.
Paulus tidak peduli apakah dia hidup atau mati selama dia setia kepada Kristus.

Tuhan memiliki tujuan untuk hidup Anda.
Tujuan Tuhan untuk Anda mungkin tidak terletak di bidang misionaris atau di dalam area lain dari pelayanan profesional.
Tujuan Tuhan bagi hidup Anda mungkin terletak dalam dunia bisnis, dalam bidang seni, pendidikan, science atau bahkan di dalam rumah tangga Anda, membesarkan anak-anak dan membangun keluarga yang kuat.

Apapun yang mungkin menjadi tujuan Anda, temukan itu dan kejarlah dengan penuh semangat!
Tuhan tidak main-main dengan Anda.
Dia tidak berusaha untuk membuat Anda berada dalam kegelapan tentang tujuan hidup Anda.
Dia ingin Anda untuk menemukannya dan memenuhinya!
Itulah sebabnya Dia menciptakan Anda.
Orang yang hidup dengan dipenuhi tujuan dan semangat.

Jangan biarkan hari-hari dalam kehidupan Anda berlalu begitu saja tanpa Anda menjalaninya dengan penuh tujuan dan antusiasme.

Apa tujuan Anda?
Apa gairah Anda?
Temukan keduanya dalam hubungan dengan Tuhan.
Karena hidup adalah Kristus!

Doa untuk hari ini:
Tuhan, bantu saya menemukan tujuan hidup saya dalam Engkau.
Beri saya kasih karunia untuk mengejar tujuan itu dengan penuh semangat!

Hidup Anda hanya akan berarti jika Anda menjalaninya dengan tujuan yang hanya dapat ditemukan dalam hubungan dengan Tuhan.


(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Tommy Tenney)

Read more


Jika Ibadah Diselewengkan




Bacaan : 1 Samuel 13:6-14

Nats: Sebentar lagi orang Filistin akan menyerang aku di Gilgal ...

sebab itu aku memberanikan diri, lalu mempersembahkan korban

bakaran (1 Samuel 13:12)


Judul:


JIKA IBADAH DISELEWENGKAN


Sebuah gereja ingin ibadah Natalnya dihadiri banyak orang. Lantas,

muncullah ide kreatif. Diumumkan di media massa bahwa dalam

kebaktian Natal nanti akan ada door prize. Setiap orang yang datang

akan diberi kupon. Setelah diundi, sang pemenang akan pulang dengan

membawa hadiah berupa mobil! Cara ini terbukti ampuh. Ribuan orang

hadir memenuhi tempat ibadah. Mereka beribadah sambil berharap agar

bisa pulang membawa mobil baru.




Ibadah mestinya diselenggarakan untuk memuliakan Tuhan. Namun, bisa

terjadi, penyelenggaraan ibadah disusupi motivasi lain. Raja Saul

mengajak rakyat mempersembahkan korban bakaran sebelum maju

berperang. Ibadah itu diadakan terutama bukan untuk menyembah Tuhan,

melainkan untuk menggalang massa. Mempersatukan rakyat yang sudah

tercerai-berai. Saul lebih memikirkan kepentingan rakyat daripada

kepentingan Tuhan. Maka, aturan ibadah pun ia abaikan. Tidak sudi

Saul menunggu Samuel yang sudah ditunjuk Tuhan memimpin ibadah (1

Samuel 10:8). Di-pimpinnya sendiri ibadah itu. Yang penting ibadah

berlangsung dan rakyat senang! Saul menjadikan ibadah hanya sebagai

alat untuk mencapai tujuan politiknya. Konsekuensinya fatal. Tuhan

menolak-nya!




Ibadah bukan wadah untuk pamer diri atau memikat massa. Jalankan

ibadah hanya untuk menyenangkan hati Tuhan, bukan menyenangkan hati

jemaat. Jika Anda menghadiri ibadah, hadirlah dengan motivasi murni.

Jangan jadikan ibadah saat untuk berpacaran, mencari rekan bisnis,

apalagi sekadar menjadi ajang "cuci mata" --JTI


IBADAH YANG TIDAK BERFOKUS KEPADA TUHAN

SAMA SEKALI BUKAN IBADAH YANG SEBENARNYA

Read more


I Love You

Bacaan : Yohanes 14:15-17, 25-31

Nats: Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu

seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu

selama-lamanya (Yohanes 14:16)


Judul:


P.S. I LOVE YOU


P.S. I Love You, adalah sebuah novel yang difilmkan. Kisahnya

tentang wanita bernama Holly yang ditinggal suaminya, Gerry, yang

meninggal akibat kanker. Depresi karena kehilangan pasangan hi-dup

yang sangat dicintai membuatnya terus bersedih dan mengurung diri.

Pada hari ulang tahunnya, datang sebuah kaset rekaman dari Gerry.

Isinya, Gerry meminta Holly keluar dan merayakan ulang tahunnya.

Lalu, Gerry berjanji akan mengirim sepuluh surat kepada Holly, yang

masing-masing akan dikirim setiap bulan berikutnya. Surat-surat itu

menyadarkan Holly bahwa ia harus melanjutkan hidup.




Dan, setiap surat diakhiri dengan tulisan P.S. I Love You (N.B. Aku

mengasihimu). Sejak itu, Holly melanjutkan hidupnya dengan ringan,

meski tanpa Gerry di sisinya. Saat ditinggalkan oleh Yesus,

murid-murid juga mengalami perasaan yang serupa dengan Holly.

Dukacita dan kehilangan membuat mereka takut menjalani dan

meneruskan hidup. Namun, Yesus sangat mengasihi mereka. Itu sebabnya

Yesus menjanjikan datangnya Roh Kudus yang menolong mereka (ayat

16), menunjukkan kebenaran (ayat 17), menghibur (ayat 26), mengajar

(ayat 26), mengingatkan mereka (ayat 26), dan memberikan damai

sejahtera (ayat 27). Dengan begitu, mereka dapat melewati segala

sesuatu, walau tanpa kehadiran Yesus secara jasmani di sisi mereka.




Barangkali kita sedang merasa kehilangan atau merasa seorang diri.

Namun ingatlah, kita memiliki Roh Kudus yang akan menolong dan

menyertai, termasuk dalam masa-masa sulit. Izinkan Roh Kudus bekerja

di hidup kita. Kita akan melihat penyertaan-Nya yang luar biasa --GK


TUHAN TIDAK PERNAH MEMBIARKAN KITA SENDIRI

SEPERTI MENJAGA BIJI MATA-NYA, KITA DIJAGAI DAN DIKASIHI

Read more


Kekuatan Cinta

Bacaan : Kidung Agung 8:5-7
Nats: Air yang banyak tak dapat memadamkan cinta, sungai-sungai tak
dapat menghanyutkannya (Kidung Agung 8:7)

Judul:

KEKUATAN CINTA

Kerap orang kemudian mengartikannya sebagai ketundukan yang
memposisikan istri sebagai pelayan dan pengikut kehendak suami
Bilangan 19-21



Robertson McQuilkin mengundurkan diri dari jabatannya sebagai rektor
Universitas Internasional Columbia demi merawat Muriel, istrinya,
yang mengalami alzheimer atau gangguan fungsi otak. Muriel sudah
tidak bisa apa-apa, bahkan untuk makan, mandi, serta buang air pun,
ia harus dibantu. Pada 14 Februari 1995 adalah hari istimewa-tanggal
itu, 47 tahun lalu, Robertson melamar Muriel-maka ia memandikan
Muriel dan menyiapkan makan malam kesukaannya. Menjelang tidur ia
mencium Muriel, menggenggam tangannya, dan berdoa, "Bapa surgawi,
jagalah kekasih hatiku ini sepanjang malam, biarlah ia mendengar
nyanyian malaikat-Mu."



Paginya, ketika Robertson sedang berolahraga dengan sepeda statis,
Muriel terbangun. Ia tersenyum kepada Robertson. Dan, untuk pertama
kali setelah berbulan-bulan Muriel tak pernah berbicara, ia
memanggil Robertson lembut, "Sayangku ...". Robertson terlompat dari
sepeda statisnya. Ia memeluk Muriel. "Sayangku, kamu benar-benar
mencintaiku?" tanya Muriel lirih. Robertson mengangguk dan
tersenyum. "Aku bahagia." Itulah kata-kata terakhir Muriel sebelum
meninggal.



Alangkah indahnya relasi yang didasarkan pada cinta; tidak ada
kepedihan yang terlalu berat untuk dipikul. Cinta adalah daya dorong
yang sangat ampuh untuk kita selalu melakukan yang terbaik;
menjalani kegetiran tanpa isak, melalui kepahitan tanpa keluh,
melewati lembah kekelaman dengan kepala tegak. Tak heran Salomo pun
mengatakan, cinta kuat seperti maut (ayat 6). Maka, mari kita
me-numbuhkembangkan cinta di hati, untuk melandasi setiap tindakan
dan ucapan kita; di mana pun dan kapan pun --AYA

CINTA ADALAH DASAR YANG KOKOH TEGUH
UNTUK SEBUAH RELASI

Read more


Apakah Cinta sejati itu?

Jika saya bicara tentang Allah, Alkitab, dan gereja, tetapi saya gagal untuk menjawab kebutuhan orang lain, maka saya hanya seperti tong kosong berbunyi nyaring.

Jika saya lulus dari sekolah Alkitab dan mengetahui semua jawaban atas segala pertanyaan Anda bahkan yang Anda tidak pernah pikirkan, dan saya memiliki semua gelar untuk membuktikannya, serta jika saya katakan bahwa saya percaya kepada Tuhan dengan sepenuh hati, jiwa dan kekuatan, dan mengaku bahwa mendapatkan jawaban doa-doa yang luar biasa, namun tidak pernah tahu tentang apa yang membuat orang lain menangis dan tertawa, maka saya bukanlah apa-apa.

Jika saya menjual salah satu dari mobil saya dan beberapa koleksi buku saya untuk disumbangkan kepada anak-anak yang kelaparan dan miskin di suatu tempat, serta saya memberikan hidup saya untuk melayani Tuhan bahkan hingga kehabisan tenaga, tapi saya tidak pernah benar-benar perduli dengan orang-orang di sekeliling saya – ayah, ibu, putra, putri, dan mereka yang terlupakan – maka semua yang saya berikan sia-sia.

Itu semua bukanlah cinta atau kasih. Inilah cinta yang Tuhan maksudkan agar kita hidupi. Itu adalah kesabaran. Kesediaan untuk menunggu.

Cinta membuat Anda membantu orang lain, bahkan ketika yang Anda bantu tidak pernah mengenal Anda. Cinta tidak mencari padang rumput yang hijau. Cinta tidak pernah memegahkan diri. Cinta tidak membangun dirinya untuk menjadi sesuatu, TIDAK!

Cinta tidak melakukan sesuatu yang tidak sopan. Ia tidak berusaha untuk mengambil, namun cinta memberi dengan sukarela. Cinta tidak kehilangan kesabaran. Cinta tidak berubah-ubah pikiran, dia setia. Cinta tidak berpikir betapa sulitnya menghadapi orang lain, dan tentu saja tidak berpikir bagaimana akan menerima balasan atas kebaikannya dari orang lain. Cinta sangat berduka atas ketidakadilan, tetapi ia bersukacita atas kebenaran.

Cinta sedang duduk bersama dengan Anda ketika Anda sedang merasa kecewa dan mengetahui apa yang salah dan harus diperbaiki dalam hidup Anda. Cinta mengetahui perasaan Anda dan percaya pada Anda. Cinta percaya bahwa Anda akan hidup seperti yang telah Tuhan rencanakan, dan cinta membuat Anda bertahan hingga akhir. Ia tidak akan menyerah, berhenti, melemahkan atau pulang.

Cinta bertekun, bahkan ketika Anda merasa semuanya gagal dan sepertinya tidak ada orang yang bersama Anda. Cinta berhasil 100 persen sepanjang waktu.

Inilah Cinta yang sejati itu,

Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong. Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain. Ia tidak bersukacita karena ketidakadilan, tetapi karena kebenaran. Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu. Kasih tidak berkesudahan; nubuat akan berakhir; bahasa roh akan berhenti; pengetahuan akan lenyap. ~ 1 Korintus 13: 4-8

Read more


Kisah penatah batu

Pada suatu ketika hiduplah seorang penatah batu. Setiap hari ia pergi ke gunung untuk menatah batu. Selagi bekerja, ia bersenandung. Meskipun ia adalah orang miskin, ia tidak menginginkan lebih dari pada yang ia miliki, sehingga ia tidak merisaukan dunia.

Suatu hari ia dipanggil untuk bekerja di rumah seorang bangsawan. Ketika melihat keindahan rumah sang bangsawan, untuk pertama kali dalam hidupnya ia mengalami rasa sakit yang timbul dari suatu keinginan. Ia berkata sambil menghela nafas panjang, "seandainya saja saya kaya, tidak harus bekerja mencari nafkah dengan bercucuran keringat seperti sekarang ini."

Bayangkan, betapa ia keheranan ketika mendengar suara, "Keinginanmu dikabulkan. Mulai sekarang keinginan apapun yang kaupunyai akan dikabulkan." Ia tidak tahu arti kata-kata itu sampai ia pulang ke pondoknya pada sore hari, ia mendapati rumah besar yang indah seperti yang diidamkannya. Ia berhenti dari pekerjaannya sebagai tukang batu dan menikmati hidup sebagai orang kaya.

Suatu hari, ia melihat Raja lewat, diiringi pengawal dan budak-budak serta dayang-dayang. Ia berpikir, "Saya ingin menjadi Raja, duduk dalam kereta kerajaan yang megah." Keinginannya segera terkabul, ia dengan segera duduk dalam kereta kerajaan yang megah, dengan pengawal-pengawal dan dayang-dayang, tetapi cuaca hari itu sangat panas. Ia melihat keluar dan kagum akan kekuatan matahari yang memancarkan panasnya ke bumi. "Saya ingin menjadi matahari," katanya. Sekali lagi keinginannya dikabulkan. Ia menjadi matahari yang memancarkan panas ke jagat raya.

Pada musim hujan, sang matahari berusaha untuk menerobos segumpal awan tapi tidak berhasil. Maka ia mengubah diri menjadi awan dan berjaya dalam kekuatannya mampu menahan panas matahari, sampai ia menjadi hujan dan berjumpa dengan karang yang tegar.

"Apa ini? Karang lebih kuat dari saya? Kalau begitu saya ingin menjadi karang."

Demikianlah terjadi, ia berdiri tegak menjulang di lereng gunung, tetapi kemudian ia mendengar suara memecah yang aneh di bawahnya. Ia melihat dengan kecewa karena ia melihat manusia bekerja menatah bongkahan batu darinya.

Akhirnya ia kembali menjadi seorang manusia, penatah batu kembali, dengan hati penuh senandung karena ia merasa bahagia dengan apa ia miliki.

Diambil dari website kristen www.akupercaya.com

Read more


Arloji dan tukang Kayu

Seorang tukang kayu yang sedang berkerja, tiba-tiba secara tak sengaja arlojinya terjatuh dan terbenam diantara tingginya tumpukan serbuk kayu. Arloji itu adalah sebuah hadiah dan telah dipakainya cukup lama, ia amat mencintai arloji tersebut. Karenanya ia berusaha sedapat mungkin untuk menemukan kembali arlojinya. Sambil mengeluh mempersalahkan keteledoran diri sendiri si tukang kayu itu membongkar tumpukan serbuk yang tinggi itu. Teman-temannya juga turut membantu mencarinya, namun mereka tetap tidak dapat menemukan arloji kesayangannya.
Ketika tiba waktu istirahat, para pekerja berhenti mencari dan meninggalkan ruangan tempat kerja mereka. Saat itu ada seorang anak yang dari tadi memperhatikan para pekerja-pekerja tadi mencari arloji tikang kayu tersebut. Kemudian anak kecil mendekati tumpukan serbuk kayu, menjongkok dan mencari. Tak berapa lama kemudian anak itu menemukan arloji tersebut dan memberikan kepada tukang kayu.
Tukang kayu sangat senang arlojinya telah ditemukan, tapi dia juga heran, karena anak itu berhasil menemukannya eorang diri, sementara tadi tukang kayu bersama banyak orang mencari dengan susah payah malah tidak ketemu.
“Bagamana caranya engkau mencari arloji ini?” Tanya si tukang kayu.
“Saya hanya duduk secara tenang dilantai. Dalam keheningan itu saya mendengar bunyi tok-tak, to-tak. Dengan itu saya tahu dimana arloji itu berada.” Anak itu menjawab.
Kadang ditengah kesulitan kita, kita perlu untuk mengambil waktu sejenak dalam keheningan untuk intropeksi diri dan berdoa kepada Tuhan. Ditengah keheningan Anda dapat mencurahkan semua isi hati Anda kepada Tuhan dan meminta Tuhan untuk membukakan jalan.

Read more


Perkataan Yang Membangun (Yakobus 3:1-12)

Hendaklah kata-katamu senantiasa penuh kasih, jangan hambar, sehingga kamu tahu, bagaimana kamu harus memberi jawab kepada setiap orang.
(Kolose 4:6)

Lidah merupakan bagian yang kecil dari seluruh tubuh kita. Namun memiliki kuasa yang sangat besar kepada manusia. Hanya melalui kata-kata maka segala sesuatu akan menjadi baik atau menjadi buruk. Penulis Amsal mengatakan “Hidup dan mati dikuasai lidah, siapa suka menggemakannya, akan memakan buahnya.” betapa bahayanya jika setiap orang tidak bisa mengekang lidahnya?
 
Kita bisa melihat dalam kehidupan sehari-hari bukan? Hanya karena perkataan yang tidak tepat dan membangun maka persahabatan menjadi rusak, bisnis menjadi berantakan, pelanggan berkurang, keluarga hancur dan tidak sediit keluarga Tuhan berantakan. Apakah anda pernah menjadi seorang korban dari perkataan yang tidak membangun atau anda sendiri pelaku yang mengeluarkan kata-kata yang tidak membangun, anda harus mulai menyadari dan berhati-hati dengan setiap perkataan anda.
 
Bagaimana caranya supaya setiap kita hati-hati? Bagi setiap anda pasti telah berusaha berhati-hati dalam perkataan. Masalahnya adalah jika anda harus berkata-kata ketika sedang menghadapi sesuatu masalah. Ketika suatu masalah datang biasanya anda menjadi tegang, emosi tidak terkendali sehingga reaksi yang keluar melalui kata-kata juga tidak terkendali. Sehingga anda lupa apakah perkataan yang keluar itu akan berdampak positif atau negatif. Begitu setiap kata-kata tersebut keluar maka tidak bisa ditarik lagi dan telah terekam oleh orang-orang di sekeliling anda termasuk seseorang yang secara pribadi anda sedang berbicara. Akhirnya apa boleh buat nasi telah jadi bubur sehingga ada orang-orang yang terluka dan kecewa karena perkataan yang tidak tepat.

Read more


Persahabatan dengan Dunia adalah Permusuhan dengan Allah

* Yakobus 4:1-10 Hawa nafsu dan persahabatan dengan dunia
4:1 Dari manakah datangnya sengketa dan pertengkaran di antara kamu? Bukankah datangnya dari hawa nafsumu yang saling berjuang di dalam tubuhmu?
4:2 Kamu mengingini sesuatu, tetapi kamu tidak memperolehnya, lalu kamu membunuh; kamu iri hati, tetapi kamu tidak mencapai tujuanmu, lalu kamu bertengkar dan kamu berkelahi. Kamu tidak memperoleh apa-apa, karena kamu tidak berdoa.
4:3 Atau kamu berdoa juga, tetapi kamu tidak menerima apa-apa, karena kamu salah berdoa, sebab yang kamu minta itu hendak kamu habiskan untuk memuaskan hawa nafsumu.
4:4 Hai kamu, orang-orang yang tidak setia! Tidakkah kamu tahu, bahwa persahabatan dengan dunia adalah permusuhan dengan Allah? Jadi barangsiapa hendak menjadi sahabat dunia ini, ia menjadikan dirinya musuh Allah.
4:5 Janganlah kamu menyangka, bahwa Kitab Suci tanpa alasan berkata: "Roh yang ditempatkan Allah di dalam diri kita, diingini-Nya dengan cemburu!"
4:6 Tetapi kasih karunia, yang dianugerahkan-Nya kepada kita, lebih besar dari pada itu. Karena itu Ia katakan: "Allah menentang orang yang congkak, tetapi mengasihani orang yang rendah hati."
4:7 Karena itu tunduklah kepada Allah, dan lawanlah Iblis, maka ia akan lari dari padamu!
4:8 Mendekatlah kepada Allah, dan Ia akan mendekat kepadamu. Tahirkanlah tanganmu, hai kamu orang-orang berdosa! dan sucikanlah hatimu, hai kamu yang mendua hati!
4:9 Sadarilah kemalanganmu, berdukacita dan merataplah; hendaklah tertawamu kamu ganti dengan ratap dan sukacitamu dengan dukacita.
4:10 Rendahkanlah dirimu di hadapan Tuhan, dan Ia akan meninggikan kamu.



Bagaimana rasaya disebut sebagai orang yang tidek setia oleh pemimpin gereja Anda di muka umum? Yakobus beberapa kali mengucapkan perkataan-perkataan yang sangat tajam, dan ucapannya dalam Kitab Yakobus 4:4 merupakan salah satunya. Tampaknya ia bukan menghina para pembacanya, tetapi berargumentasi bahwa seseorang tidak mungkin mengasihi Allah dan sekaligus, sebagai contohnya, memiliki karier. Apakah iru sikap seorang pemimpin Kristen? Tidakkah pernyataan ini menciptakan kekristenan yang fanatik? Bukankah Kitab Suci mengajarkan bahwa Allah mengasihi dunia ini? Jika demikian, salahkah jika orang Kristen melakukan apa yang dilakukan Kristus (di dunia)? Apa yang dimaksudkan Yakobus dengan perkataannya ini?

Bahasa yang digunakan dalam ayat ini sangat keras. Yakobus secara harfiah menyebut para pembacanya "orang-orang yang tidak setia". Hal ini tidak berarti ia hanya menujukan perkataannya kepada para wanita, tetapi ia ingin kita melihat bahwa ia meminjam bahasa Perjanjian Lama. Perjanjian Lama menggambarkan Israel sebagai mempelai perempuan Allah yang ingin memiliki "kekasih-kekasih" lain (perzinahan rohani), dan mendapatkan rasa aman dengan menyembah dewa-dewa lain dan kuasa kegelapan (lihat Yesaya 1:21; Yeremia 3, Hosea 1-3). Berdasarkan istilah mempelai Kristus dalam Perjanjian Baru (2Korintus 11:2; Efesus 5:22-24; Wahyu 19; 21), meminjam bahasa di atas untuk Perjanjian Baru merupakan tindakan yang cukup tepat. "Kekasih-kekasih lain" dalarn pengertian ini adalah "dunia", yaitu nilai-nilai dan tujuan dari budaya mereka.[1]

Orang-orang Kristen yang dimaksudkan oleh Yakobus ingin berhasil dan mendapatkan kedudukan dalam masyarakat, tetapi secara bersamaan mereka adalah para pengikut Yesus. Hal ini serupa dengan apa yang dilakukan bangsa Israel, yaitu mencoba untuk melayani YHVH sekaligus Baal. Israel, khususnya kerajaan Yehuda, tidak pernah memiliki pemikiran untuk berhenti menyembah YHVH. Semua upacara mereka dirayakan dengan seharusnya, dan mereka juga mempersembahkan korban bakaran. Mereka mempekerjakan para imam untuk melakukan hal tersebut. Tetapi pada saat yang sarna umat Israel melayani Baal (dan dewa-dewa lain), bahkan mereka membangun altar di pelataran Bait Allah. Demikian pula orang-orang Kristen yang dimaksudkan oleh Yakobus berusaha untuk mendapatkan kedudukan di dunia, bahkan di antara jemaat (Yakobus 4:1-2; bandingkan 2:2-4).

Yesus menggambarkan situasi yang serupa ketika Dia mengatakan, "Tak seorang pun dapat mengabdi kepada dua tuan kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon" (Matius 6:24) [2]. Masalahnya bukanlah sebaik apa kita dapat melayani seorang majikan, tetapi kita tidak dapat melayani dua majikan. Hal ini tidak mungkin. Pertama karena tenaga manusia itu terbatas. Jika Anda sangat memperhatikan kepentingan Anda, maka Anda tidak akan memiliki cukup tenaga untuk mementingkan Allah dan nilai-nilainya. Jika Anda mementingkan Allah, [3] maka pada saat yang bersamaan Anda tidak akan memiliki cukup tenaga untuk menghargai nilai-nilai yang ada di sekitar Anda. Kita menyatakan apa yang kita hargai melalui pemanfaatan waktu, tenaga, dan uang kita. Kita memiliki semua itu dalam jumlah yang terbatas sesuai dengan apa yang menjadi perhatian kita. Jika kita mementingkan salah satu aspek, kita tidak dapat mementingkan yang lainnya.[4]

Selanjutnya, kita tidak mungkin melayani keduanya karena keduanya merupakan kekasih yang pencemburu. Sepanjang Perjanjian Lama, Allah menggambarkan diri-Nya sebagai Pribadi yang menuntut kesetiaan mutlak. Dia adalah seorang suami yang tidak akan membagi istri-Nya dengan orang lain, meskipun hal tersebut hanya terjadi ketika Dia pergi bekeja! Demikian pula Baal (maupun dewa-dewa lainnya) semakin lama memiliki tuntutan yang semakin besar. Perjanjian semula untuk melayani dua tuan perlahan-lahan bergeser menjadi melayani Baal saja karena Baal menyita begitu banyak perhatian sehingga penyembahan kepada YHVH mulai diabaikan. Dalam Perjanjian Baru, Yesus mengungkapkan tuntutan Allah secara mutlak ketika Ia berbicara tentang memikul salib dan mengikut Dia[5]. Seseorang yang akan mengalami kematian di salib telah mempertaruhkan segalanya-kekayaan, reputasi, bahkan kehidupan itu sendiri-sehingga menyebabkan kematiannya: terlepas dari hal itu tidak ada masa depan.
Penyerahan sepenuhnya inilah yang dituntut Yesus dan semua pengikut-Nya. Karena alasan di atas, Perjanjian Baru tidak berbicara tentang persepuluhan - Allah menginginkan seluruh hidup kita (lihat 2Korintus 8:2-5).

Yang dilakukan Yakobus semata-mata adalah meminta para pembacanya untuk menyerahkan diri secara total. Dalam ayat-ayat sebelumnya kita mendapati bahwa para pembaca menggunakan dua cara untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan. Yang pertama mereka berselisih satu dengan yang lain, barangkali termasuk bersaing untuk mendapatkan kekuasaan dalam jemaat Kristen. Kedua, mereka berdoa. Tetapi Yakobus menambahkan bahwa mereka tidak mendapatkan jawaban atas doa mereka. Hal ini disebabkan mereka berusaha memanfaatkan Allah untuk rnencapai tujuan mereka sendiri. Allah menjadi "ayah yang baik" yang mereka manfaatkan untuk memenuhi keinginan mereka, tetapi yang sesungguhnya mereka layani bukanlah Allah rnelainkan keinginan itu. Kedua strategi ini, yaitu saling bersaing dan doa yang penuh rnanipulasi, menunjukkan bahwa rnereka mernentingkan dunia ini. Cara pertama jelas merupakan perselisihan yang bersifat langsung dan terbuka, sedangkan cara kedua terdengar sangat saleh. Meskipun demiikian, komitmen yang mendasari dan akibat yang ditimbulkan sama. Ketika terjadi penindasan, komitmen mereka adalah pada nilai-nilai budaya mereka, bukan pada Allah.

Dengan demikian ayat ini merupakan sebuah peringatan. Mereka telah rnenjadi musuh Allah karena mereka mernentingkan dunia. Apakah rnasih ada harapan? Ayat berikutnya memberitahu kita bahwa Allah memang pencemburu, tetapi kemudian Yakobus melanjutkan dengan menJelaskan bahwa Allah memberikan anugerah-Nya kepada orang-orang yang murah hati. Masih ada harapan jika mereka mau merendahkan diri dan bertobat. Allah siap memberikan anugerah-Nya kepada mereka.

Dapatkah seseorang memiliki karier dan sekaligus melayani Allah? Jawaban Yakobus adalah tidak. Karir atau pekerjaan setiap orang Kristen adalah melayani Allah. Sese orang dapat melayani Allah melalui pekerjaan tertentu, tetapi pekerjaan itu tidak boleh menjadi perhatian yang utama jika orang tersebut benar-benar melayani Allah (dan bukan menjadi musuh Allah). Bagaimana kita dapat membedakan keduanya? Dengan rnengamati apa yang terjadi jika timbul konflik nilai (Konflik itu mungkin mengenai moralitas pribadi, tetapi lebih sering konflik tersebut membahas moralitas dan tujuan secara umum atau komitmen terhadap pekerjaan, misalnya apakah seseorang bersedia pindah pekerjaan). Apakah seseorang mau berkompromi dan melakukan apa yang diharapkan orang banyak (atau budaya yang akademis atau profesional): Ataukah orang itu bersedia kehilangan kedudukan dalam pekerjaannya karena menolak untuk berkompromi? Keputusan ini menunjukkan siapa yang sesungguhnya mereka layani. Jlka demikian, apakah ini merupakan gaya hidup yang tidak mementingkan dunia? Jawaban Yakobus adalah ya. Tentu saja yang dimaksudkannya bukanlah manusia tidak memiliki pengaruh yang praktis dan nyata terhadap dunia (khususnya karena memperhatikan kepentingan orang miskin merupakan bagian yang sangat penting dari tulisannya). Sebaliknya yang dimaksudkannya adalah bahwa seluruh kehidupan dan gaya hidup seseorang ditentukan oleh komitmennya kepada Kristus. Satu-satunya ganjaran yang benar-benar berarti adalah yang berasal dari Kristus. Nilai-nilai yang dihargai seseorang adalah nilai-nilai Kristus. Bagi Yakobus, ini bukan merupakan tahap khusus dari kekristenan; melainkan kekristenan yang murni dan sederhana.

Ayat yang terdapat dalam Kitab Yakobus di atas termasuk dalam ucapan yang sulit, tetapi bukan karena ayat tersebut sulit untuk dimengerti. Ayat tersebut semata-mata menyatakan apa yang tertulis. Masalahnya adalah hati .kita yang bimbang melihatnya sebagai sesuatu yang sangat tidak menyenangkan. Tetapi dalam hal ini Yakobus benar-benar realistis dan tidak mau berkompromi, seperti Yesus Tuhannya.

Read more


Kuasa dalam ucapan anda

Setiap kata-kata yang keluar dari mulut Anda memberi pengaruh bagi orang-orang yang berkomunikasi dengan Anda, baik itu pengaruh yang positif atau pengaruh yang negatif.

Kata-kata negatif tentu saja akan memberi pengaruh negatif, sayang nya kadang kita tidak meyadari bahwa kata-kata yang kita ucapkan bisa menghancurkan hidup seseorang. Seorang ibu yang bermaksud baik terus menerus mengomeli putranya bahwa dia pemalas, nakal, nilainya buruk, dan tidak mempunyai masa depan. Percaya atau tidak hal tersebut akan tertanam dalam pikiran anak Anda, dan itulah yang akan didapatkannya, hidup dengan masa depan suram. Dalam hal ini Anda telah mengucapkan kutuk bagi orang lain.

Kita perlu untuk menjaga setiap ucapan yang keluar dari mulut kita, agar tidak menjadi kutuk bagi orang lain, melainkan berkat yang melimpah.

Orang tua berkatikan anak-anak Anda dengan kata-kata berkat yang akan membangkitkan iman dan semangatnya. Nyatakan betapa berartinya anak-anak Anda dan nyatakan hal-hal baik yang tersimpan dalam masa depannya.

Suami sadarilah bahwa kata-kata yang keluar dari mulutmu mempunyai kuasa atas kehidupan istrimu. Dan kiranya kata-kata yang keluar dari mulut suami itu akan memberi sukacita bagi istrimu, sehingga istri akan merasa dihargai dan dikasihi. Salah satu penyebab terbesar sakit mental emosional seorang istri adalah karena mereka merasa tidak dihargai oleh suami-suami. Jadi penting bagi suami maupun istri yang ingin menyaksikan Tuhan memberikan keajaiban-keajaiban dalam kehidupan rumah tangga, untuk mulai mengucapkan berkat, pujian kepada pasangan masing-masing.

Untuk para suami dan istri ucapkanlah selalu kata “I love you”, “kamu yang terbaik”, “engkau adalah anugerah terindah yang diberi Tuhan dalam hidupku”, “Aku sayang kamu”. Ucapkan setiap hari, setiap saat, karena pasangan Anda perlu untuk mengetahuinya.

Untuk para orangtua ucapkan kepada anak-anak Anda kata-kata luarbiasa seperti “John, kamu adalah pahlawan papa”, “mama bangga padamu”, “Lisa kamu adalah pemberian Tuhan yang terindah dalam hidup papa mama”. Ucapkan setiap hari, setiap saat, agar anak Anda dapat merasakan kasih Tuhan melalui Anda.

Yakobus 3:5
Demikian juga lidah, walaupun suatu anggota kecil dari tubuh, namun dapat memegahkan perkara-perkara yang besar
James 3:5
Even so the tounge is a little member, and boasteth great things. Behold, how great a matter a little fire kindleth.

Read more


Dari Ujian menuju Kemenangan

Kolose 4:5
“Hiduplah dengan penuh hikmat.., pergunakanlah waktu yang ada.”

Bacaan Alkitab Setahun: Mazmur 32; 1 Tesalonika 4; Yesaya 15-16

Seorang musisi kawakan tahu bahwa penderitaan mendahului kemuliaan dan pujian. Ia mengalami masa-masa latihan yang berat dan melelahkan serta pengorbanan diri yang mendahului satu jam waktu pertunjukkan di mana segala jerih payahnya mendapat sambutan meriah.

Seorang murid tahu bahwa sebelum ia lulus dengan nilai yang baik, ia telah belajar, menyangkal diri, dan berkomitmen selama bertahun-tahun.

Para astronot meluangkan waktu latihan bertahun-tahun sebelum menempuh sebuah penerbangan pendek yang mungkin hanya selama beberapa hari.

Alkitab mengajarkan bahwa pengorbanan dan disiplin diperlukan apabila kita ingin menjadi hamba Tuhan yang setia. Paulus menulis, “Tetapi aku melatih tubuhku dan menguasainya seluruhnya, supaya sesudah aku memberitakan injil kepada orang lain, jangan aku sendiri ditolak” (I Korintus 9:27).

Disiplinkan waktu Anda.. disiplinkan mata Anda.. disiplinkan pikiran Anda.. disiplinkan tubuh Anda.. semua demi Kristus.

Tidak akan ada yang namanya kemenangan tanpa sebuah pengorbanan.

Read more


Be Your self

Titus 2:7a
Dan jadikanlah dirimu sendiri suatu teladan dalam berbuat baik.

Hidup adalah seperti sebuah koin. Anda dapat menggunakan hidup anda menurut cara apa pun yang anda inginkan; Tetapi, anda hanya dapat menggunakannya satu kali. Hidup adalah seperti uap yang sebentar kelihatan lalu lenyap.

Beberapa hari sebelum meninggal dunia, George Bernard Shaw diwawancarai oleh seorang reporter. Reporter itu bertanya, "Tuan Shaw, dalam hidupmu kau telah berjumpa dengan beberapa orang terkenal di dunia. Kau telah bersahabat dengan para raja, penulis kenamaan, seniman, dan guru. Seandainya kau dapat hidup kembali dan kau dapat memilih sosok seorang terkenal yang kau kenal atau sosok seorang pribadi dalam sejarah, siapakah yang akan kau pilih?"

George Bernard Shaw menjawab dengan mantap,"Aku akan memilih menjadi George Bernard Shaw dengan segala keinginanku yang belum tercapai."

Bagaimana sikapmu jika diberi kebebasan untuk menjadi tokoh terkenal? Seorang pengusaha besar, bintang film, olahragawan, atau politisi besar?

Jangan pernah berpikir untuk menjadi orang lain. Bertekadlah menjadi diri anda sendiri, dengan menggunakan secara maksimal semua potensi diri anda.

Read more


Sejauh mana kita mengasihi sesama

Markus 12:31
Dan hukum yang kedua ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Tidak ada hukum lain yang lebih utama dari pada kedua hukum ini.

Seorang guru besar mengajar di tiga universitas terkenal di negaranya. Kita pasti yakin bahwa ia adalah seorang yang pandai, terhormat dan memiliki penghasilan tinggi sebagai hasil dari kedudukannya. Tapi yang mengagetkan, dia meninggalkan semua kehormatan dan profesinya untuk mengabdikan diri pada pelayanan sosial. Dia mengurus seorang muda yang cacat, mulai dari menyuapi, memandikan, sampai membuang kotorannya. Ketika ditanya oleh seseorang: "Mengapa Bapak melakukan semua ini, hanya demi seorang cacat?" Guru besar ini melontarkan jawaban yang mengharukan: "Bagi saya, walaupun dia cacat, dia seorang yang sangat berharga di hadapan Allah, maka layak bagi saya memberikan waktu saya untuk mendampinginya. Dia sangat berharga bagi saya."

Sanggupkah kita menyampaikan kalimat yang sama seperti guru besar tersebut? dia memandang seorang yang cacat sebagai pribadi yang berharga, sama seperti Allah memandangnya. Atau kita hanya mau mengasihi, menghargai orang yang sehat, pandai dan kaya? Hukum kedua yang Tuhan Yesus ajarkan adalah mengasihi sesama seperti mengasihi diri sendiri. Sudahkah hati kita tersentuh melihat yang kekurangan, tangan kita terulur memberi bantuan dengan penuh kasih, apapun kondisi mereka? Sudahkah mulut kita berdoa bagi sesama yang sedang mengalami musibah?
KASIH jangan hanya disimpan dalam kotak hati kita, tetapi bukalah kotak tersebut dan bagikan bagi mereka yang membutuhkannya.

Read more


Hidup sesuai panggilan Allah

1 Petrus 1:16
Sebab ada tertulis: Kuduslah kamu, sebab Aku kudus.

Istilah ‘jaman sekarang jaman edan' itu memang benar. Hal-hal yang tabu dibuka, yang melanggar etika sopan santun, justru sekarang laku dijual di pasar. Media massa menyoroti mereka yang terlibat sebagai ‘tokoh' dalam film porno. Mulai dari mahasiswa/i sampai artis terkenal diduga kuat sebagai ‘tokoh' tersebut. Bahkan ada sumber yang menjelaskan bahwa di salah satu negara barat setelah diedarkan angket, didapati lebih dari 70% pengisi angket tersebut pernah ‘masuk' ke situs internet berbau porno. Dan sekitar 50% diantaranya jadi kecanduan dengan situs tersebut. Seakan-akan tidak hidup jika sehari tidak membuka situs tersebut. Ironisnya, justru data tersebut adalah hasil angket yang diisi oleh para pelayan Tuhan.

Kondisi yang sangat menyedihkan bukan? Tidak ada orang yang kebal ‘pencobaan' di dunia ini. Itu sebabnya kita sebagai anak-anak Tuhan bahkan hamba-hamba Tuhan HARUS wapada dan terus tergantung kepada kuasa Allah sehingga tidak terjerumus pada hal-hal yang tidak kudus di hadapan Allah. Mungkin kita tidak pernah membuka situs porno, atau melihat gambar dan film tersebut, tapi apakah pikiran atau perkataan kita sudah kudus di hadapan-Nya? Jangan lupa, Allah memanggil kita untuk hidup kudus.

Kekudusan merupakan jembatan yang dapat membawa anda dekat dengan Allah, jangan pernah memutuskannya.

Read more


Janganlah menjadi hamba uang



Memang ibadah itu kalau disertai rasa, cukup memberi keuntungan besar.

Sebab kita tidak membawa sesuatu apa ke dalam dunia dan kitapun tidak dapat membawa apa-apa ke luar.

Asal ada makanan dan pakaian, cukuplah.

Tetapi mereka yang ingin kaya terjatuh ke dalam pencobaan, ke dalam jerat dan ke dalam berbagai-bagai nafsu yang hampa dan yang mencelakakan, yang menenggelamkan manusia ke dalam keruntuhan dan kebinasaan.

Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka.

"1 Timotius 6:6-10"

Read more


ShoutMix chat widget

Photo Event Petra Youth

Thopan n Frends Petra Youth Out Room Petra Youth Out Room Petra Youth Out Room Petra Youth Out Room Petra Youth Out Room Petra Youth Out Room Petra Youth Out Room Petra Youth Out Room

Daftar Isi

Top New's

Jika ada artikel-artikel berkaitan kirim di sini Admin, akan kami posting secepatnya.

Syaloom Saudaraku

Selamat datang di Blog Petra Youth, semoga saja kalian bisa mendapatkan Informasi dari kegiatan pemuda kami.

Sekilas tentang penulis

Menjawab tantangan masa depan Era Teknologi dan Telekomunikasi Maka Kami Kompelka Pemuda GMIM Petra Kinilow - Tomohon dengan ini melangkah kedepandengan mempersembahkan kepada anda Website ini.Gereja GMIM PETRA KINILOW,Tomohon.Sulawesi Utara.

Temui kami disini

Twitter RSS google plus Facebook HOME
Petra Youth
Jika ada artikel-artikel berkaitan kirim di sini Admin, akan kami posting secepatnya.